Jokowi Setujui Pembentukan Asuransi BUMN

Jokowi Setujui Pembentukan Asuransi BUMN

daftarpresidendunia.web.id Presiden Indonesia Jokowi Melakukan persetujuan terhadap pembentukan asuransi terhadap BUMN. Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Jokowi Setujui Pembentukan Asuransi BUMN.Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Jokowi Setujui Pembentukan Asuransi BUMN

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan hari ini Presiden Joko Widodo akan menandatangani pembentukan holding asuransi. Ini merupakan langkah awal pemberian kepastian pengembalian pendanaan bagi nasabah PT Asuransi Jiwasraya.”Nah di situ mungkin ada kira-kira Rp 1,5 triliun-Rp 2 triliun per tahun,” kata Erick di Jakarta, Senin (23/12).Erick mengaku solusi dari masalah ini harus dilakukan bertahap. Tidak bisa dilakukan sekaligus. Pembentukan holding asuransi adalah upaya menyehatkan perusahaan asuransi ini.Pembentukan holding asuransi ini kata Erick sebagai langkah awal mengatasi masalah yang ada di perusahaan asuransi negara. Akan ada langkah-langkah lainnya yang bakal dilakukan pemerintah sebagai solusi kepada para nasabah berupa kepastian pengembalian dana.”Karena walau bagaimana ini uang publik, uang rakyat,” ujarnya.Erick memastikan akan ada langkah-langkah lanjutan dari sisi korporasi. Hanya saja dia belum mau membeberkan untuk menghindari salah persepsi di ruang publik.Rencananya proses holding asuransi ini akan memakan waktu satu sampai dua bulan. Tujuannya ada pergerakan uang masuk (cash flow) lebih dulu. Cara ini sebagai wujud kehadiran pemerintah dalam memberikan solusi.”Apakah itu jadi bagian dari skenario pemerintah kan tidak, itu oknum,” kata Erick.

Industri Asuransi Bisa jadi Sumber Pembiayaan Infrastruktur Jangka Panjang
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terus berupaya mendorong agar pertumbuhan industri asuransi di Tanah Air dapat lebih besar lagi. Hal ini dikarenakan sektor tersebut dapat menjadi salah satu sumber pembiayaan jangka panjang dalam pembangunan infrastruktur.”Asuransi itu jadi salah satu penopang industri keuangan kita. Karena dengan makin banyak dana tersedia itu akan makin banyak juga dana untuk membangun pembangunan Indonesia termasuk infrastruktur,” kata Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, Lucky Alfirman di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (3/12).

Baca Juga : Gas Terus Kim Luncurkan Rudal Roket

Lucky mengakui sejauh ini memang pertumbuhan industri asuransi di Indonesia masih sangat rendah. Bahkan jika dibandingkan dengan negara-negara tetangga Indonesia masih sangat minim.Oleh karena itu, untum mendorong pertumbuhan asuransi pihaknya akan melakukan edukasi secara meluas. Dengan demikian, diharapkan tingkat kesadaran beransuransi di masyarakat akan semakin tinggi.”Gerak kita bersama adalah, bagaimana kita membangkitkan lagi, menambah lebih banyak lagi pembeli asuransi,” katanya.”Jadi itu pekerjaan rumah kita bersama baik bagi pemerintah, otoritas jasa keuangan, termasuk masyarakat. Jadi program edukasi, program membangkitkan kesadaran untuk berasuransi itu jadi penting,” sambungnya.Selain melakukan edukasi, upaya yang dilakukan pihaknya dalam mendorong pertumbuhan industri ini adalah dengan cara memberikan insentif fiskal. Kendati begitu, pihaknya masih ingin mengkaji terlebih dahulu apa-apa saja yang nantinya akan diberikan kepada masyarakat.”Kita membuat peraturan yang lebih relaksasi, termasuk insentif fiskal. Memang belum ditentukan insentif apa, tapi itu diusulkan oleh forum, karena mau kita kaji dulu,” pungkasnya.

Gas Terus Kim Luncurkan Rudal Roket

Gas Terus Kim Luncurkan Rudal Roket

daftarpresidendunia.web.id Kim Jong Un Supreme Leader dari Korea Utara terus terusan membuat kontroversial yang berhubungan dengan Amerika Serikat. Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Gas Terus Kim Luncurkan Rudal Roket. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Gas Terus Kim Luncurkan Rudal Roket

Korea Utara telah melakukan 13 putaran uji coba rudal balet dan artileri roket sejak Mei 2019. Baru-baru ini, Korut juga menyatakan telah berhasil melakukan “uji coba penting” lain di lokasi peluncuran roket jarak jauh.Tes kedua dalam sepakan ini menurut Akademi Ilmu Pertahanan Korea Utara, kemungkinan melibatkan teknologi untuk meningkatkan rudal balistik antarbenua yang berpotensi mencapai Amerika SerikatKepala staf umum Angkatan Darat Rakyat Korea, Pak Jong Chon menegaskan, Korea Utara telah membangun “kekuatan luar biasa” dan bahwa temuan dari tes baru-baru ini akan digunakan untuk mengembangkan senjata baru untuk memungkinkan negara untuk “secara pasti dan andal “melawan ancaman nuklir AS,” seperti dilansir AP, Minggu (15/12/2019).Korea Utara dalam beberapa pekan terakhir telah melakukan tekanan untuk membujuk konsesi utama dari pemerintahan Donald Trump saat mendekati batas waktu akhir 2019 yang ditetapkan Kim Jong-un untuk menyelamatkan negosiasi nuklir yang goyah.

Akademi Ilmu Pertahanan tidak merinci apa yang diuji Korut pada Jumat 13 Desember. Hanya beberapa hari sebelumnya, Korea Utara mengatakan pihaknya melakukan “tes yang sangat penting” di lokasi di pantai barat laut negara itu, memicu spekulasi bahwa itu melibatkan mesin baru untuk ICBM atau kendaraan peluncuran ruang angkasa.Kegiatan pengujian dan pernyataan menantang menunjukkan bahwa Korea Utara sedang bersiap melakukan sesuatu untuk memprovokasi Amerika Serikat, jika Washington tidak mundur dan membuat konsesi meringankan sanksi dan tekanan pada Pyongyang dalam negosiasi nuklir yang menemui jalan buntu.Perwakilan khusus AS untuk Korea Utara, Stephen Biegun akan tiba di Seoul pada Minggu untuk berdiskusi dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in dan pejabat lainnya. Tidak jelas apakah Biegun akan melakukan kontak dengan para pejabat Korea Utara di perbatasan antar-Korea, yang sering digunakan sebagai tempat diplomatik, atau apakah upaya seperti itu akan berhasil.

“Perdamaian sejati dapat dijaga dan pembangunan dan masa depan kita dijamin hanya ketika keseimbangan kekuasaan benar-benar terjamin. Kami telah menyimpan kekuatan yang luar biasa,” kata Pak Jong Chon dalam sebuah pernyataan yang dibawa Kantor Berita Pusat Korea Utara.”Kita harus siap menghadapi provokasi politik dan militer dari pasukan musuh dan terbiasa dengan dialog dan konfrontasi,” kata dia. “Tentara kita sepenuhnya siap untuk secara menyeluruh melaksanakan keputusan pemimpin tertinggi dengan tindakan. … AS dan pasukan musuh lainnya akan menghabiskan akhir tahun dengan damai hanya ketika mereka menahan kata-kata dan perbuatan yang mengguncang kita. “Kim Dong-yub, seorang mantan perwira militer Korea Selatan dan saat ini seorang analis dari Institut Studi Timur Jauh Seoul, mengatakan Korea Utara yang menyebutkan penangkal nuklirnya menegaskan bahwa mereka menguji mesin baru untuk ICBM, bukan kendaraan peluncuran satelit. Kim mengatakan perlu dicatat bahwa Korea Utara mengumumkan panjang spesifik pengujian, yang katanya mungkin menandakan desain yang lebih maju untuk ICBM multistage bahan bakar cair yang dapat membawa muatan lebih besar dengan stabilitas lebih.

Baca Juga : Donald Trump Dimakzulkan Terancam Lengser

ICBM Korea Utara saat ini, termasuk Hwasong-15, dibangun dengan tahap pertama yang ditenagai oleh sepasang mesin yang menurut para ahli dimodelkan setelah desain Rusia. Ketika Korea Utara pertama kali menguji mesin pada tahun 2016, dikatakan bahwa pengujian berlangsung selama 200 detik dan menunjukkan daya dorong 80 ton.Selama uji coba senjata yang provokatif pada 2017, Kim Jong Un melakukan tiga uji terbang ICBM yang menunjukkan jangkauan potensial untuk mencapai jauh ke daratan AS, meningkatkan ketegangan dan memicu perang verbal dengan Presiden Donald Trump ketika mereka bertukar penghinaan kasar dan ancaman penghancuran nuklir.Para ahli mengatakan bahwa Korea Utara akan membutuhkan pengujian lebih lanjut untuk menetapkan kinerja dan keandalan rudal, seperti meningkatkan akurasi dan memastikan bahwa hulu ledak selamat dari kondisi keras dari masuknya kembali atmosfer.

Panas Dingin Kim Jong-un dan Donald Trump
Hubungan antara Kim dan Trump menjadi lebih nyaman pada 2018 setelah Kim memprakarsai diplomasi yang mengarah ke pertemuan puncak pertama mereka pada bulan Juni tahun itu di Singapura, di mana mereka mengeluarkan pernyataan yang tidak jelas tentang Semenanjung Korea yang bebas nuklir, tanpa menjelaskan kapan atau bagaimana hal itu akan terjadi.Tetapi perundingan tersendat setelah Amerika Serikat menolak tuntutan Korea Utara untuk bantuan sanksi luas sebagai imbalan penyerahan sebagian kemampuan nuklir Korut pada pertemuan puncak kedua Kim dengan Trump di Vietnam pada Februari.Trump dan Kim bertemu untuk ketiga kalinya pada Juni di perbatasan antara Korea Utara dan Korea Selatan dan sepakat untuk melanjutkan pembicaraan. Tetapi pertemuan tingkat kerja Oktober di Swedia gagal mengenai apa yang digambarkan oleh Korea Utara sebagai “sikap dan sikap lama orang Amerika.”Kim, yang secara sepihak menangguhkan uji coba rudal balistik nuklir dan antarbenua tahun lalu selama pembicaraan dengan Washington dan Seoul, mengatakan Korea Utara dapat mencari “jalan baru” jika Amerika Serikat tetap bertahan dengan sanksi dan tekanan terhadap Korea Utara.

Donald Trump Dimakzulkan Terancam Lengser

Donald Trump Dimakzulkan Terancam Lengser

daftarpresidendunia.web.id Sekali lagi berita datang dari Presiden Amerika Serikat,yang terdengar sedang dimakzulkan oleh DPR AS. Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Donald Trump Dimakzulkan Terancam Lengser. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Donald Trump Dimakzulkan Terancam Lengser

Bertele-tele, tanpa arah, dan cenderung tumpang tindih. Dengan raut wajah marah, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan tak terima dimakzulkan mayoritas anggota DPR.Sebanyak 230 dari 435 anggota DPR Amerika Serikat menyetujui pemakzulan Presiden Donald Trump. Senator Partai Republik langsung ramai-ramai pasang badan.Nasib Donald Trump kini berada di Senat AS, yang akan mendukung keputusan DPR atau justru sebaliknya. Sementara pihak Gedung Putih mengaku yakin Senat AS akan membuktikan sang residen tidak bersalah dalam persidangan.”Hari ini menandai kulminasi di DPR dari salah satu episode politik paling memalukan dalam sejarah bangsa kami. Tanpa mendapat suara tunggal Republik, dan tanpa menghadirkan bukti kesalahan, Demokrat mendorong pasal tidak sah soal pemakzulan terhadap presiden melalui DPR,” kata juru bicara Gedung Putih Stephanie Grisham, Kamis (19/12/2019).

“Presiden yakin, Senat akan mengembalikan ketertiban, keadilan serta proses yang wajar, yang semuanya diabaikan begitu saja dalam proses di DPR. Donald Trump siap dengan langkah selanjutnya dan yakin bahwa ia sepenuhnya tak bersalah,” ujar Stephanie.Meski demikian Senator Rick Scott dari Florida mengecam pemakzulan ini sebagai sirkus belaka. Fokus Partai Demokrat pun dianggap hanya kepentingan politik, bukan hal produktif untuk negara.”Sirkus pemakzulan ini bukanlah apa-apa, melainkan politik partisan,” ujar Scott. “Voting hari ini hanya memperkuat bahwa anggota Demokrat tidak terlalu peduli tentang apa yang benar-benar penting bagi rakyat Amerika.”Senator Josh Hawley dari Missouri sampai menyebut pemakzulan ini sebagai lelucon. Pemakzulan Donald Trump juga tak mendapat dukungan kedua partai. Ia juga menyindir Ketua DPR Nancy Pelosi yang belum menunjuk manajer pemakzulan yang bertugas mengawal kasus ini ke Senat.

“Sekarang mereka justru tak punya nyali untuk menguji tuduhan mereka? Apakah mereka membuat negara ini kacau hanya demi hiburan mereka sendiri?” tanya Hawley.Sejatinya hanya ada sedikit kemungkinan Trump akan dihukum Senat –proses selanjutnya setelah dimakzulkan DPR– yang dikuasai Partai Republik dan dilengserkan dari jabatannya. Hal ini merupakan sebuah fakta yang ditunjukkan Trump dan sekutunya ketika mereka berusaha meminimalkan signifikansi suara.Namun, Trump jelas sangat terganggu karena nama baiknya tercoreng oleh proses pemakzulan ini.Dalam voting pemakzulan di DPR AS, sebanyak 197 anggota dewan menolak keputusan itu. Namun, karena 230 anggota DPR memilih setuju, maka keputusan pemakzulan Donald Trump resmi diketok Nancy Polesi karena suara telah melebihi syarat 51 persen.Ada total 435 kursi di DPR AS. Sisa delapan yang tak memilih adalah Tulsie Gabbard yang hanya menulis “hadir” dalam kertas suara. Tulsie yang juga maju sebagai capres Partai Demokrat mengaku tak setuju dengan konflik pemakzulan di DPR.

Lalu José Serrano (Demokrat) absen karena sakit, John Skimmus (Republik) absen karena mengunjungi putanya di Tanzania, Duncan Hunter (Republik) tak bisa memilih akibat terjerat kasus hukum. Sementara, ada empat kursi anggota DPR lain yang kosong.Menanggapi proses pemakzulan Donald Trump, mantan Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat Dino Patti Djalal mengatakan apa yang akan terjadi terhadap orang nomor satu di AS itu sejatinya memang sudah dapat diprediksi.Pria kelahiran Beoograd itu memaparkan bahwa proses pemakzulan itu tidak berarti Donald Trump langsung lengser. “Ada proses selanjutnya.”Menurut pendiri Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) itu, apa yang dialami Trump membawa dampak buruk bagi Amerika Serikat. Terutama di dunia perpolitikan. “Ini tentu mempermalukan Donald Trump secara politik, political embarassement,” imbuhnya.Perkiraan bahwa Donald Trump bakal menang dalam proses selanjutnya setelah voting pemakzulan, di Senat, menurut Dino juga sudah dapat diperkirakan.

Baca Juga : Vladimir Putin Komentari Pemakzulan Trump

“Masih ada peluang cukup besar bagi Donald Trump untuk mengalahkan keputusan Senat. Peluangnya cukup besar,” tegas Dino.Kendati demikian, Dino melanjutkan, pamakzulan Donald Trump akan berdampak pada pemilu AS yang digelar 2020 mendatang.”Politik Amerika sangat terpolarisasi, ini jelas akan membuat politik Amerika semakin terpolarisasi lagi. Dampaknya orang-orang mungkin akan menyeberang dari pilihannya, senator yang ikut pemilu kemungkinan akan tak berpartisipasi karena mereka terpaksa harus ikut ke Senat,” jelas pria yang juga pernah mengemban tugas sebagai Wakil Menteri Luar Negeri Indonesia pada akhir 2014.Sementara itu, Pengamat Hubungan Internasional Universitas Padjadjaran (UNPAD) Bandung, Teuku Rezasyah mengatakan bahwa hukum berdiri tegak di Amerika.

Dosen UNPAD itu mengatakan, walaupun Senat Amerika Serikat baru bersidang di minggu pertama Januari 2020, Presiden Trump masih berkesempatan membela dirinya dan mempengaruhi pendapat umum agar mendukungnya.”Trump masih mungkin bertahan jika para Senator dari Partai Republik mendapat tekanan dari wilayah pemilihan yang mereka wakili, dengan mengedepankan ide-ide kenegaraan dan moralitas dan kepemimpinan global, dan bukannya kemenangan jangka pendek. Karena jika Trump dipaksakan menang, ada kemungkinan Partai Republik gagal total di Pemilihan Prediden tahun 2020 mendatang,” papar Teuku Rezasyah.Jika Trump berhasil dimakzulkan setelah tahapan Senat, Teuku Rezasyah memperkirakan akan terjadi perpecahan.”Sistem demokrasi AS membutuhkan waktu untuk pulih, katena emosi publik akan terbelah. Yakni berdasarkan kepartaian, moral politik, keberpihakan atas figur, dan nasionalisme,” tutur Doktor di UNPAD itu.

Mike Pence sebagai presiden yang baru menggantikan Donald Trump memerlukan waktu untuk percaya diri, karena menurut Teuku Rezasyah, figur pendahulunya yang kharismatik dan melekat dalam hati publik.”Mike Pence yang hanya memiliki sedikit waktu sebagai presiden, dan mewarisi berbagai kebijakan Trump yang tidak populer, serta harus mengelelola sebuah Pemilihan Presiden, akan sulit membuat kebijakan jangka panjang yang berkelanjutan.”Di balik itu, Teuku Rezasyah mengaku khawatir pemakzulan Donald Trump akan berdampak ke Indonesia.”Saya khawatir, Mike Pence akan mengambil manfaat dari kebijakan pendahulunya, yakni Bill Clinton, untuk memaksakan liberalisasi ekonomi diseluruh anggota APEC tahun 2020 mendatang. Menyikapi perang dagang dengan RRC, maka AS berpotensi menekan RI untuk turut mengkritisi produk-produk asal RRC, yang menurut analisa AS sarat dengan subsidi dan dumping,” papar Teuku Rezasyah.

Vladimir Putin Komentari Pemakzulan Trump

Vladimir Putin Komentari Pemakzulan Trump

daftarpresidendunia.web.id Vladimir selaku presiden dari Russia,melakukan komentar terhadap Pemakzulan Trump.Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Vladimir Putin Komentari Pemakzulan Trump. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Vladimir Putin Komentari Pemakzulan Trump

Presiden Rusia Vladimir Putin melangsungkan konferensi pers tahunan menjawab berbagai isu. Mulai dari pemakzulan Presiden Amerika Donald Trump hingga soal penyesuaian konstitusi Rusia yang dapat memperpanjang kepemimpinan Putin ketika masa jabatannya berakhir pada 2024.Dilansir dari VOA Indonesia, Jumat (20/12/2019), konferensi pers tahunan, yang merupakan acara ke-15 yang dilangsungkan pemerintah Rusia, telah sejak lama menjadi semacam forum untuk menunjukkan keberadaan Presiden Putin sebagai pemimpin bangsa yang sangat diperlukan.

Pemimpin Rusia itu dapat dengan tenang membahas gaji para dokter di kawasan yang sangat terpencil di Rusia hingga berbagai peristiwa utama di dunia.Acara tahun ini berlangsung sehari setelah DPR Amerika memutuskan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump, presiden ketiga yang dimakzulkan dalam 243 tahun Amerika.Banyak kalangan menanti apa yang mungkin akan disampaikan Putin tentang proses yang menyebut tuduhan campur tangan pemilu Rusia dan konspirasi yang tidak terbukti tentang campur tangan Ukraina dalam politik Amerika.

Namun ketika dimintai pendapatnya, Putih tampaknya menggemakan beberapa hal utama yang sebelumnya disampaikan Gedung Putih. Dia mengatakan bahwa proses pemakzulan ini merupakan penipuan yang dilakukan faksi Demokrat “demi alasan-alasan yang sepenuhnya merupakan rekayasa atau dibuat-buat.”Putin mengatakan “pemakzulan ini tidak lain merupakan kelanjutan pertarungan politik internal dengan partai yang kalah dalam pemilu presiden lalu, yaitu Partai Demokrat, yang berusaha mencapai tujuannya dengan cara berbeda.”Dia menambahkan, “Partai Demokrat berupaya membatalkan hasil pemilu 2016 dengan melakukan penyelidikan soal campur tangan Rusia. Setelah hal itu gagal, kini giliran Ukraina.”

Baca Juga : Donald Trump Perketat Regulasi Vape Di Amerika Serikat

Menjawab isu penting lain terkait hubungan Rusia-Amerika, Putin menggarisbawahi seruannya untuk segera memperpanjang Perjanjian START yang baru, satu-satunya perjanjian yang masih ada, yang membatasi senjata nuklir. Perjanjian START ini merupakan subyek utama perundingan antara Rusia dan Amerika awal bulan ini.”Hingga akhir tahun nanti kami siap memperpanjang perjanjian yang ada, Perjanjian START yang baru. Tetapi sejauh ini belum ada jawaban atas saran kami itu. Tanpa Perjanjian START yang baru, tidak ada yang dapat menghentikan perlombaan senjata, dan dalam pandangan saya – itu buruk!”

Donald Trump Perketat Regulasi Vape Di Amerika Serikat

Donald Trump Perketat Regulasi Vape Di Amerika Serikat

daftarpresidendunia.web.id Rokok elektronik sudah sangat mendunia terutama di Amerika Serikat. Trump punya usul ddan reaksi berbeda mengenai regulasi tersebut. Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Donald Trump Perketat Regulasi Vape Di Amerika Serikat.Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Donald Trump Perketat Regulasi Vape Di Amerika Serikat

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menaikkan usia minimal membeli rokok menjadi 21 tahun dari sebelumnya 18 tahun. Hukum ini berlaku bagi rokok konvensional dan elektrik atau vape.Dilaporkan ABC News, regulasi ini diteken bersamaan dengan persetujuan Presiden Trump pada RUU belanja negara AS. Dengan ini, seseorang berusia di bawah 21 tahun dilarang membeli produk tembakau dan vape.Regulasi ini didukung secara bipartisan oleh partai penguasa (Republik) dan oposisi (Demokrat). Pemicunya adalah kekhawatiran meningkatnya penggunaa nikotin di kalangan anak muda, serta risiko kesehatan di produk rokok elektrik.”Pengguna rokok elektronik di kalangan pemuda telah sangat meroket, sehingga saya dengan ini resmi mendeklarasikan bahwa penggunaan rokok elektronik di AS adalah wabah di Amerika Serikat,” tegas Surgeon General AS Jerome Adams.

Surgeon General merupakan ujung tombak dari urusan kesehatan masyarakat AS. Pihak Surgeon General pun sudah merilis info terkait aneka bentuk rokok elektrik, seperti dalam bentuk USB.Berdasarkan survei terbaru, 12,5 persen anak SMP di AS mengaku memakai produk tembakau, dan untuk anak SMA sebanyak 31 persen. Pada 2018, 1 dari 5 anak SMA pernah mencoba rokok elektrik.Usai mendapat persetujuan presiden, regulasi baru ini akan berefek dalam sembilan bulan. Selama enam bulan Administrasi Makanan dan Obat AS akan memperbarui regulasinya, dan aturan akan berjalan tiga bulan setelahnya.RUU menaikkan usia merokok ini diajukan Senator konservatif Mitch McConnell dan Tim Kaine. Donald Trump sendiri, meski kontroversial, merupakan sosok yang anti terhadap minuman keras dan rokok.

Baca Juga : Strategi Akomodasi Dan Aliansi Jokowi

Salah satu argumen perusahaan vape adalah ingin mengurangi jumlah perokok di AS dengan memberikan alternatif berupa rokok elektrik. Akan tetapi, sektor kesehatan berkata rokok elektrik tetap berisiko walaupun lebih rendah dibanding rokok yang dibakar.”Rokok elektrik sama candunya dengan rokok biasa,” ujar Fontaine.Perusahaan vape JUUL berkata penjualan produknya meroket 600 persen dalam beberapa tahun terakhir. Pihak JUUL pun berkata siap menghentikan penjualan rasa vaping yang populer di kalangan anak-anak muda.Pihak Surgeon General pun tetap ingin melawan vape yang mengandung nikotin. Pasalnya, vape dianggap membuat para anak-anak muda lebih gampang mencoba nikotin dan akhirnya kecanduan.”Produk-produk vape juga menggunakan nikotin jenis salt yang membuat nikotin level tinggi menjadi lebih mudah dihirup dan dengan iritiasi lebih rendah,” jelas kantor Surgeon General AS.

Strategi Akomodasi Dan Aliansi Jokowi

Strategi Akomodasi Dan Aliansi Jokowi

daftarpresidendunia.web.id Pada artikel kali ini kami akan memberikan artikel mengenai  Strategi Akomodasi Dan Aliansi Jokowi. Berikut ini artikel yang memberikan ulasan dan pembahasan mengenai Strategi Akomodasi Dan Aliansi Jokowi

Presiden Joko Widodo mengangkat Prabowo Subianto sebagai Menteri Pertahanan dan Edhy Prabowo menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan. Berbekal politik akomodasi, Jokowi punya koalisi gemuk demi membentuk satu pemerintahan tanpa oposisi.Jokowi mengangkat 34 menteri dan 12 wakil menteri dalam kabinet Indonesia Maju. Berbeda dari susunan awal Kabinet Kerja, kali ini Jokowi mengakomodasi berbagai pihak, bahkan dari oposisi, yakni Partai Gerindra.Susunan awal Kabinet Kerja hanya melibatkan satu orang dari oposisi, yakni Lukman Hakim Saifuddin sebagai Menteri Agama dari Partai Persatuan Pembangunan. Pada Pilpres 2014, PPP masih mendukung pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.Lukman dipilih bukan hanya karena posisinya sebagai kader partai, tetapi juga berdasarkan latar belakang sebagai anggota Nahdlatul Ulama, ormas Islam terbesar di Indonesia.Jokowi juga memberikan jatah kabinet kepada relawan, yakni sebagai wakil menteri. Ketua relawan Pro Jokowi (Projo) Budi Arie diangkat menjadi Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT) pada 25 Oktober 2019.

Awalnya, oposisi, seperti Partai Gerindra misalnya, rajin mengkritik pemerintahan Jokowi. Setelah Jokowi terpilih sebagai presiden 2019-2024, Waketum Partai Gerindra Arief Poyuono menyerukan agar masyarakat memboikot pemerintahan Jokowi. Namun tiba-tiba dia bungkam setelah partainya mendapat dua jatah menteri.Kritik lantas datang dari organ relawan Jokowi bernama Projo. Mereka tak terima jika oposisi mendapat bangku di kabinet. Padahal, selama ini, menurut Projo, relawan yang berjuang keras memenangkan Jokowi. Mereka pun mewacanakan akan membubarkan diri.

Politik Akomodasi Redam Kritik
Politik akomodasi ala Jokowi bukan hal baru. Hal yang sama pernah dilakukan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dengan membentuk Sekretaris Gabungan (Sekgab) partai koalisi. SBY berharap Sekgab ini bisa memudahkan koordinasi antara partai koalisi seperti Demokrat, PAN, Golkar, PKB, PPP, dan PKS. Bedanya, SBY tidak mengakomodasi oposisi seperti PDI-P. Dampaknya, kebijakan SBY menaikan BBM selalu mendapat perlawanan dari PDI-P.

Politik akomodasi dilakukan untuk merangkul kaum minoritas. Arend d’Angremond Lijphart, ilmuwan politik asal Belanda, memperkenalkan teori akomodasi yang prinsipnya adalah pembagian jatah kekuasaan melalui buku Thinking about Democracy: Power Sharing and Majority Rule in Theory and Practice (2008). bagi Lijphart, demokrasi konsosiasional (consociational democracy) memungkinkan negara bisa tetap stabil dengan “koalisi raksasa”.Dengan sistem politik seperti ini, Belanda bisa membentuk pemerintahan yang merangkul semua pihak. Di Belanda, mayoritas pihak yang bertikai adalah kelompok agama; kaum Kalvinis, Katolik Roma, kaum sosialis, dan kaum sekuler. Konsep Lijphart ini, menurut Britannica berjalan dari 1917-1967.Pilihan ini didasarkan pada manajemen kehidupan bersama di Belanda yang disebut “pilarisasi” (verzuiling). Dalam pilarisasi, masyarakat terbagi-bagi berdasarkan agama atau aliran politik. Tiap agama atau aliran politik ini melahirkan pranata sosialnya sendiri-sendiri. Orang Kristen akan membaca koran Kristen, orang Katolik akan dididik di sekolah Katolik, dan seterusnya.

Lijphart memandang perlu ada beberapa unsur penting agar konsosiasional bisa tercapai. Antara lain, harus ada “kartel elite” yang mampu mengakomodasi berbagai kepentingan kaumnya, termasuk turunannya. Elite politik juga harus punya kesadaran bahwa kisruh politik tidak bisa diselesaikan tanpa kompromi.Para elite politik menyadari bahwa ketika semua kelompok ini saling bertikai, maka tidak akan ada yang untung. Akhirnya semua sepakat untuk bekerja sama.“Demokrasi konsosiasional berarti pemerintahan dirancang oleh kartel elite mengubah demokrasi dengan budaya politik yang terpecah-belah menuju demokrasi yang stabil,” tulis Lijphart (2008, hlm. 31).

Profesor Universitas Leiden, Rudy B. Andeweg dan Galen A. Irwin dalam Dutch Governments and Politics (1993) mencatat ada beberapa sebab konsosionalisme terhenti di Belanda. Di antara penyebabnya adalah hilangnya kepercayaan pada Gereja Katolik dan tiga golongan lainnya. Pada 1970, 243 pastor meninggalkan gereja dan hanya 48 pastor baru yang dilantik. Akibatnya, banyak kelompok kecil di bawahnya yang membentuk grup sendiri, bahkan partai politik.”Pada akhirnya, pilarisasi tak lagi didorong oleh para elite,” catat Andeweg dan Irwin.Dalam konteks Jokowi, konsosiasionalisme digunakan untuk meredam konflik yang terjadi setelah Pilpres 2019. Setelah kemenangan Jokowi-Ma’ruf, kubu Prabowo-Sandiaga yang menyatakan telah terjadi kecurangan dalam pemilu. Dampak tudingan itu adalah demonstrasi berujung kerusuhan selama 21-22 Mei 2019 merespon hasil pemilu di Badan Pengawas Pemilu. Kejadian itu menewaskan setidaknya 10 orang.

Belum selesai kerusuhan tersebut diinvestigasi, demonstrasi besar-besaran kembali merebak di sejumlah kota dengan tajuk #ReformasiDikorupsi. Masyarakat sipil menuntut agar RKUHP dan revisi UU KPK tak disahkan.Meski sebagian besar hanya menolak UU KPK dan RKUHP, tapi media sosial seperti twitter ramai dengan tagar #TurunkanJokowi. Dalam salah satu aksi di Makassar 23 September 2019, salah satu poin tuntutan pun adalah Jokowi harus lengser. Pada kondisi politik yang tidak stabil, konsosasionalisme menjadi penting. Dalam teorinya, jika elite sudah berkompromi, maka golongan di bawahnya akan mengikuti.

Baca Juga : Jokowi Presiden Terbaik Asia Australia

Jika konsosionalisme Lijphart berpijak pada kelompok-kelompok yang berbeda latar belakang, seperti suku, ras, agama, dan antar-golongan, pemerintahan hari ini sebenarnya tidak berusaha mengakomodasi itu alih-alih sekadar meredam konflik dengan merangkul oposisi politik, Partai Gerindra. Di sisi lain, segala perbedaan kultural itu memang tidak melulu diterjemahkan sebagai kemunculan partai-partai baru di luar yang kini dominan.Hanya saja, politik elite memang cenderung lebih adem belakangan ini. Dengan bergabungnya Gerindra, sebagian protes elit politik pada Jokowi telah sirna. Amien Rais yang terkenal vokal mengkritik Jokowi kini juga mulai nampak menahan diri.

“Kabinet ini menurut saya jangan dikritik dulu. Jadi berikanlah [waktu] ya tiga bulan sampai satu semester. Jangan belum apa-apa dikatakan ini kabinet yang tidak profesional, kabinet carut marut, kabinet yang membuat banyak problem,” kata Amien di Masjid Jami Kota Yogyakarta, Minggu (27/10/2019) malam.Ormas Front Pembela Islam (FPI) dan Persaudaraan Alumni (PA) 212 yang dulu ramai mengkritik Jokowi juga tak banyak berkomentar ketika Prabowo ditunjuk sebagai menteri. Padahal, sebelumnya mereka mati-matian berusaha agar Jokowi tak lagi jadi presiden.

Jokowi Presiden Terbaik Asia Australia

Jokowi Presiden Terbaik Asia Australia

daftarpresidendunia.web.id Pada artikel kali ini kami akan memberikan artikel mengenai Jokowi Presiden Terbaik Asia Australia. Berikut ini artikel yang memberikan ulasan dan pembahasan mengenai Jokowi Presiden Terbaik Asia Australia

Jokowi semakin melambung. Saat ini, dia terpilih sebagai pemimpin terbaik di antara pemimpin Asia-Australia di 2019. Dia terpilih jadi pemimpin terbaik 2019 versi Bloomberg.Berdasarkan data Bloomberg yang diterima Antara, Sabtu (31/11), Jokowi adalah satu-satunya pemimpin negara yang memiliki performa positif dari seluruh aspek yang dinilai. Beberapa aspek yang dinilai antara lain, menaikkan kekuatan nilai tukar sampai 2,41 persen, menjaga pertumbuhan ekonomi tetap positif (5,02 persen skala tahun ke tahun), dan memeiliki tingkat penerimaan publik yang tinggi (69 persen).

Dari data tersebut juga diperoleh hasil bahwa jika dibandingkan dengan negara lain yang memiliki tingkat ekonomi setara atau lebih besar, prestasi Jokowi masih lebih menonjol.Hasil yang menyolok ini sangat terlihat jika dibandingkan dengan Malaysia dan Filipina yang memiliki nilai tukar negatif, yaitu 4,26 dan 5,29 persen.

Jokowi dianggap mampu menekankan otoritasnya kepada lembaga politik di tahun 2016 dengan data bahwa dia mengendalikan dua per tiga kursi di parlemen. Program keberhasilan tax amnesty juga dianggap mampu membiayai program pembangunan infrastrukturnya.Berbeda dengan Jokowi, Presiden Korea Selatan Park Geun-Hye justru mendapat rapor merah dalam semua aspek. Penilaian angka merah ini didapatkan dari data bahwa nilai tukar Won melemah sebesar dua persen. Selain itu, angka pertumbuhan ekonominya pun hanya berada di angka 2,78 persen.

Geun Hye juga memiliki reputasi tingkat penerimaan publik yang rendah yaitu 4 persen saja. Kondisi tersebut pun membuat dia dipaksa untuk melepaskan jabatannya.Dari segi penerimaan publik paling tinggi diraih oleh Presiden Filipina Rodrigo Duterte (83 persen). Duterte juga mendapat nilai yang cukup baik dalam upaya menjaga pertumbuhan ekonomi (7,1 persen), namun dalam urusan nilai tukar, nilainya merosot. Nilai tukar Peso menurun drastis sampai 5,29 persen.Pertukaran nilai mata uang yang paling rendah dimiliki oleh Presiden China Xi Jinping. Di masa kepemimpinannya, nilai tukar mata uangnya menurun sampai minus 6,63 persen.

Baca Juga : Presiden Yang Tidak Tarik Gaji

Untuk menentukan peringkat pemimpin terbaik se Asia-Australia, Bloomberg mendata delapan pemimpin. Mereka adalah Presiden Tiongkok XI Jinping, Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, Perdana Menteri India Narendra Modi, Presiden Korea Selatan Park Geun-Hye, Presiden Indonesia Joko Widodo, Presiden Filipina Rodrigo Duterte, Perdana Menteri Malaysia Najib Razak, Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull (disebutkan tanpa berurutan peringkat)

Presiden Yang Tidak Tarik Gaji

Presiden Yang Tidak Tarik Gaji

daftarpresidendunia.web.id Pada artikel kali ini kami akan memberikan artikel mengenai  Presiden Yang Tidak Tarik Gaji. Berikut ini artikel yang memberikan ulasan dan pembahasan mengenai Presiden Yang Tidak Tarik Gaji

Presiden Amerika Serikat yang baru terpilih Donald Trump pernah mengatakan dia tidak akan menerima gaji sebagai seorang presiden sepeser pun.”Hal pertama yang akan saya lakukan jika terpilih jadi presiden, saya tidak akan menerima gaji itu. Itu bukan masalah bagi saya,” kata dia saat itu, seperti dilansir koran the Daily Mail, Sabtu (12/11).Seseorang dalam akun Twitter pernah menanyakan Trump dalam sebuah tayangan video dan pertanyaan itu muncul di akun Twitter Trump.”@realDonaldTrump, apakah Anda akan menerima gaji presiden jika terpilih?Trump menjawab: “Soal gaji ini, saya tidak akan mengambilnya, satu dolar pun. Saya benar-benar akan menolak gaji jika saya jadi presiden..”Majalah Forbes memperkirakan kemarin total kekayaan pria dijuluki Raja Properti AS itu mencapai USD 3,7 miliar atau setara Rp 49 triliun.

Dalam situs resmi pemerintah AS disebutkan, selama masa jabatannya, presiden akan menerima kompensasi sebesar USD 400.000 atau setara Rp 5,3 miliar setahun, yang dibayarkan tiap bulan dan mendapat tunjangan sebesar USD 50.000 atau sekitar Rp 670 juta untuk membantu tugas-tugas resminya.Lalu, siapa lagi pemimpin dunia yang tak ambil gajinya dari negaranya?

1. Presiden Afghanistan Hamid Karzai
Sosok pria berusia 58 tahun ini menjabat posisi presiden Afghanistan pada tahun 2001. Dirinya terkenal begitu dominan dalam sektor politik Afghanistan semenjak jatuhnya era pemerintahan Taliban.Menguasai 7 bahasa, memiliki kemampuan intelenjensi yang tinggi serta sifatnya yang elegan dan bersahaja membuat dirinya diangkat sebagai Ksatria Kehormatan Britania pada 2003. Hamid ternyata juga enggan menerima gaji sebagai presiden.

2. Presiden uruguay Jose Mujica
Jose Mujica dikenal sebagai presiden yang cukup santai dan tidak merepotkan urusan protokoler kepresidenan. Mujica terkenal sebagai dermawan karena mendonasikan 90 persen pendapatannya sebagai presiden untuk rakyatnya. Mujica memiliki image sebagai sosok yang sederhana dan kerap berpergian tanpa menggunakan iring-iringan mewah ala presiden.

3. Pemimpin Vatikan Paus Fransiskus
Memang yang satu ini bukan merupakan Presiden, tetapi sebagai Paus, Jose Mario Bergoglio memiliki kekuatan dan kekuasaan yang besar untuk mengatur Vatikan sejak tahun 2013 menggantikan Paus Benediktus XVI.Pria berdarah Argentina dan Italia ini terkenal akan kepribadiannya yang bersahaja, sederhana, dan hemat. Walau dirinya sangat menyukai kekuasaan dan pengaruh yang dimiliki, beliau tidak menerima gaji atas layanan yang diberikan.

Baca Juga : Fakta Unik Jose Mujica Mantan Presiden Uruguay

4. Presiden Iran Ahmadinejad
Memiliki nama lengkap Mahmud Ahmadinejad, presiden keenam Iran ini dikenal sebagai sosok yang sangat bersahaja dan sederhana. Dirinya lebih memilih berkendara dengan mobil tua miliknya daripada menggunakan limo mewah fasilitas negara.Selain itu, dirinya bisa saja menyelenggarakna pesta mewah terkait pernikahan anaknya tetapi yang dilakukan hanyalah menggelar pesta sederhana yang begitu menunjukkan betapa rendah hatinya beliau.Selama menjabat sebagai presiden, Ahmadinejad enggan menerima gaji dengan alasan bahwa semua kesejahteraan milik negara dan sudah menjadi tugas beliau untuk tetap amanah dalam menjaganya.

5. Presiden Amerika Serikat Donald Trump
Presiden terpilih Amerika Serikat, Donald Trump memang begitu kontroversial. Berbagai skandal dan perilakunya di hadapan media memang kerap menuai banyak protes dan komentar miring. Tetapi yang menarik, Trump berujat bahwa dirinya tidak ingin digaji saat menjabat sebagai presiden.Perubahan sikap Trump setelah menjadi presiden terpilih sedikit banyak membuat masyarakat AS berubah pandangan terhadpa dirinya. Mudah-mudahan saja perubahan tersebut benar dilakukan oleh Trump.

Fakta Unik Jose Mujica Mantan Presiden Uruguay

Fakta Unik Jose Mujica Mantan Presiden Uruguay

daftarpresidendunia.web.id Pada artikel kali ini kami akan memberikan artikel mengenai  Fakta Unik Jose Mujica Mantan Presiden Uruguay. Berikut ini artikel yang memberikan ulasan dan pembahasan mengenai Fakta Unik Jose Mujica Mantan Presiden Uruguay

Adakah pemimpin negara yang lebih sederhana ketimbang mantan presiden Uruguay, Jose Mujica? Saat masih menjabat sebagai kepala negara, ia disebut sebagai ‘presiden termiskin di dunia’.Bagi dirinya, uang dan jabatan tinggi mungkin bukanlah segalanya. Ketika menjadi Orang Nomer Satu di negaranya, mantan gerilyawan ini sempat bergaji hingga US$ 12.000 per bulan.Namun upahnya sebagi presiden selalu ia sumbangkan sebesar 90 persen untuk amal, menurut DW yang dikutip pada Kamis.Ia pun lebih memilih rumah pertanian ketimbang istana presiden. Sebenarnya, negara menyediakan hunian mewah di kompleks istana kepresidenan, yang berusia seratus tahun di distrik Prado tua.Namun ia ingin menjauhkan diri dari perangkap kekuasaan, sehingga bersikeras untuk tinggal di tanah pertaniannya di pinggiran Montevideo, Ibu Kota Uruguay.

“Saya disebut ‘presiden termiskin,’ tetapi saya tidak merasa miskin. Orang miskin adalah mereka yang hanya bekerja untuk mempertahankan gaya hidup yang mahal, dan selalu menginginkan lebih dan lebih,” kata dia.Jika Anda tidak memiliki banyak harta maka Anda tidak perlu bekerja seumur hidup seperti budak untuk menopangnya, dan karena itu Anda punya lebih banyak waktu untuk diri sendiri,” ujar pria yang menjabat sebagai presiden Uruguay dari 2010 sampai 2015 ini.Tahun 2014, Jose Mujica menolak tawaran agar mobil Volkswagen Beetle warna biru tua keluaran tahun 1987, dijual. Padahal harganya ditawar hingga US$ 1 juta.Ia mempertahankan kendaraan klasik itu karena tanpa mobil tersebut, ia tidak bisa mengangkut anjingnya yang berkaki tiga.

Setelah lima tahun memimpin negara Amerika Selatan yang berpenduduk 3,3 juta orang, tahun 2015, Jose Mujica meninggalkan warisan ke penerusnya, Tabare Vazquez, untuk membangun negeri.”Masih banyak yang harus dilakukan, dan saya berharap pemerintah selanjutnya akan lebih baik daripada saya dan akan memiliki kesuksesan yang lebih besar,” ujar Mujica.Di bawah kepemimpinan Mujica, tahun 2013 Uruguay menjadi negara pertama di dunia yang melegalkan ganja mulai dari penjualan, budidaya, dan distribusinya.Upaya ini merupakan bagian dari usaha pemerintahan Uruguay menghentikan kekerasan akibat penggunaan obat bius. Administrasi Mujica bermaksud mengatur kebutuhan pasar yang sudah ada melalui jalur yang legitim, hingga sekarang.

Baca Juga : Presiden Dengan Gaji Tertinggi

Ia juga terkenal suka berbicara tanpa ‘tedeng aling-aling’ alias blak-blakan. Di PBB, dia mengatakan kepada para delegasi untuk berhenti bersikap boros.Beberapa kalangan menyebutnya ‘Nelson Mandela dari Amerika Latin’. Yang lain melihatnya sebagai tokoh liberal sosial yang inovatif, yang mendukung legalisasi perkawinan gay dan aborsi.Mujica mengundurkan diri sebagai senator yang dijabatnya sejak tahun 2015, selepas menjadi presiden. Sesungguhnya, mandatnya sebagai senator berakhir tahun 2020, namun dia memutuskan hengkang lebih dini karena merasa “lelah setelah perjalanan karir yang panjang”.Ia juga menolak uang pensiun sebagai senator.

Presiden Dengan Gaji Tertinggi

Presiden Dengan Gaji Tertinggi

daftarpresidendunia.web.id Pada artikel kali ini kami akan memberikan artikel mengenai  Presiden Dengan Gaji Tertinggi, Berikut ini artikel yang memberikan ulasan dan pembahasan mengenai Presiden Dengan Gaji Tertinggi

10. Gaji Presiden Donald Trump – Amerika Serikat
Ternyata, dari 10 jajaran presiden dengan gaji tertinggi, Trump justru berada di urutan terakhir. Miliarder dengan total kekayaan $3,1 miliar atau setara dengan Rp 45,99 triliun ini mendapatkan gaji sebagai presiden sebesar $400 ribu per tahun atau sebesar Rp 494,5 juta per bulan. Tampak gak ada apa-apanya dibanding total kekayaannya yah?

9. Gaji Presiden Alexander Van der Bellen – Austria
Setingkat lebih tinggi dari Trump, ada politikus sekaligus ekonom Austria Alexander Van der Bellen. Presiden yang pernah menjadi profesor di Universitas Wina ini mulai menjabat sejak 2017 hingga sekarang. Ia mendapat gaji sebesar $404,5 ribu per tahun atau sekitar Rp 499,8 juta per bulan.

8. Kanselir Walter Thurnherr – Swiss
Sistem pemerintahan Swiss emang cukup unik. Jabatan kepala negara dipegang oleh tujuh orang Dewan Federasi Swiss (Swiss Federal Council). Setiap presiden memiliki masa jabatan satu tahun yang dipilih dari anggota Dewan Federasi tersebut.Nah, kanselir Walter Thurnherr merupakan kepala staf Dewan Federal. Atas jabatannya tersebut ia berhak mendapatkan gaji sebesar $470 ribu per tahun atau setara Rp 581 juta per bulan.

7. Gaji Presiden Alain Berset – Swiss
Tentunya, gaji presiden Swiss melebihi gaji kanselir. Jabatan ini diduduki oleh Alain Berset sejak awal tahun ini. Politikus dari Social Democratic Party ini mendapatkan penghasilan sebesar $482.958 per tahun atau sebesar Rp 597 juta per bulan

6. Perdana Menteri Malcolm Turnbull – Australia
Turnbull menggantikan Tony Abbott sebagai perdana menteri Australia ke-29. Lulusan kesenian dan hukum ini melanjutkan pendidikannya hingga meraih gelar Bachelor of Civil Law. Ia telah menjabat sebagai perdana menteri selama kurang lebih tiga tahun. Selama itulah ia mendapatkan penghasilan sebesar $527, 8 ribu per tahun atau sebesar Rp 652 juta per bulan.

5. Raja Willem Alexander – Belanda
Raja Willem-Alexander telah menjadi penerus tahta kerajaan sejak 2013. Sebagai raja ia berhak mendapatkan $1.094.391 per tahun atau setara Rp 1,3 miliar per bulan.Willem Alexander merupakan Raja Belanda pertama setelah lebih dari 120 tahun dipimpin oleh ratu. Sebelumnya, tahta dipegang oleh sang ibu, Ratu Beatrix yang mengundurkan diri setelah 33 tahun menjabat.

4. Kaisar Akihito – Jepang
Kaisar Akihito dikenal sebagai pemimpin yang dicintai rakyatnya. Ia bahkan telah menjabat sejak tahun 1989 atau selama 29 tahun. Kabarnya, ia berencana turun tahta tahun depan.Sebagai kaisar, Akihito mendapat gaji sebesar $ 3.086.890 per tahun atau sebesar Rp 3,8 miliar per bulan.

Baca Juga  : Presiden Terkaya Sedunia

3. Ratu Margrethe II – Denmark
Ratu Margrethe II berkuasa sejak tahun 1972 hingga saat ini. Selain sebagai seorang ratu, ia juga dikenal sebagai pelukis andal dan jago mendesain pakaian. Penghasilan ratu Margrethe II diketahui sebesar $ 13.5 juta per tahun atau setara Rp 16,7 miliar per bulan.

2. Raja Philippe – Belgia
Raja Philippe merupakan penguasa monarki termuda di Eropa setelah Raja Belanda Alexander dan Raja Spanyol Felipe VI. Penghasilannya sebesar $ 14, 4 juta per tahun atau sebesar Rp 17,8 miliar per bulan.

1. Ratu Elizabeth II – Kerajaan Inggris
Nah, inilah pemimpin negara dengan penghasilan tertinggi. Di usianya yang kini 92 tahun, Ratu Elizabeth II telah berkuasa selama lebih dari 66 tahun. Sebagai pemimpin negara dengan gaji tertinggi di dunia, ia mendapatkan sebesar $107 juta per tahun atau setara Rp 132 miliar. Wah, fantastis banget yah!

Lalu, bagaimana dengan presiden Indonesia? Berdasarkan Peraturan Pemerintah No 75 tahun 2000, gaji Presiden sebesar enam kali dari gaji pokok tertinggi pejabat selain Presiden dan Wakil Presiden. Jika ditotal dengan tunjangan jabatan, gaji Pak Jokowi diperkirakan sebesar Rp 62 juta per bulan. Yah, sebagai negara berkembang wajar banget kalau gaji Presiden Jokowi berada jauh di bawah mereka.