Kim Pecat Menlu

Kim Pecat Menlu

daftarpresidendunia.web.id Gegara trading gagal dengan Amerika Serikat,Kim Jong Un memecat Menlu Korut.Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Kim Pecat Menlu. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Kim Pecat Menlu

Kim Jong un telah memecat diplomat top Korea Utara, menurut sebuah laporan lokal. Para analis menilai hal ini merupakan sebuah langkah yang dapat mengeja sikap keras dari Pyongyang dalam pembicaraan nuklir dengan AS.Menteri Luar Negeri Korea Utara sejak 2016, Ri Yong Ho, telah memainkan peran sentral dalam hubungan Pyongyang dengan Washington. Posisinya saat ini telah digantikan oleh Ri Son Gwon, seorang pejabat tinggi yang dikenal karena mengambil pendekatan garis keras pada hubungan luar negeri, menurut kantor berita NK News.

Pandangan Analis
Para analis menambahkan, pergantian personel senior menunjukkan bahwa pemimpin Korea Utara itu bersiap untuk pendekatan yang lebih keras dalam berurusan dengan AS setelah Washington gagal meringankan sanksi ekonomi.Soo Kim, seorang mantan analis Korea Utara dengan CIA, mengatakan Ri Son Gwon menjadi simbol “ketukan keras” yang tepat untuk membuat “lawannya gusar”.Kim yang sekarang berada di Rand Corporation, sebuah think-tank yang berbasis di AS, menambahkan: “Bukan berarti rezim Korea Utara pernah mempertahankan tingkat kesopanan dan kesopanan minimum dalam berurusan dengan Washington, tetapi jika dikonfirmasi, penunjukan terbaru Ri hanya berarti lebih banyak retorika kasar dan ofensif serta peningkatan ketegangan untuk Washington di bulan-bulan mendatang.”

Perubahan itu datang dengan latar belakang perundingan yang macet antara AS dan Korea Utara. Kondisi yang terjadi antar dua negara tersebut adalah Pyongyang menuntut agar sanksi dicabut sedangkan Washington bersikeras bahwa Korea Utara pertama-tama memverifikasi program nuklirnya secara meyakinkan dan melepaskan simpanan senjata.

Baca Juga : Jokowi Kuras Kantong Tebal Turis Di Labuan Bajo

Upaya Meredakan Ketegangan
Dalam upaya meyakinkan Kim untuk mengubah pendiriannya, Donald Trump telah bertemu pemimpin Korea Utara tiga kali selama dua tahun terakhir dalam serangkaian tawaran yang belum pernah terjadi sebelumnya oleh seorang presiden AS.AS dan Korea Selatan juga mengurangi operasi militer bersama di semenanjung Korea. Ditambah lagi, sebagai gerakan lebih lanjut yang bertujuan meredakan ketegangan, Seoul telah berupaya untuk meningkatkan kerja sama antar-Korea.Andrei Lankov, pakar Korea Utara di Universitas Kookmin di Seoul, mengatakan sudah jelas bahwa Kim ingin melihat kemajuan dalam pelonggaran sanksi. Namun dia mendesak agar berhati-hati sebelum “mengambil kesimpulan” tentang pergantian menteri luar negeri, mengingat sifat buram perebutan kekuasaan di antara para pemimpin Korea Utara.

“Mungkin ada semacam pertikaian birokrasi, kita tidak tahu. . . Kami hanya tahu sedikit tentang apa yang terjadi dengan kepemimpinan pusat dan itu telah terjadi selama setengah abad, ”kata Lankov.Namun, David Kim, seorang mantan pejabat departemen luar negeri AS yang bekerja pada isu-isu non-proliferasi, mengatakan penunjukan Ri Son Gwon sejalan dengan “pergeseran kembali ke arah kebijakan garis keras terhadap AS”, sebagaimana digariskan oleh pemimpin Korea Utara. Tetapi, ia mencatat bahwa menteri luar negeri baru memiliki pengalaman dalam berurusan dengan AS dan Korea Selatan.

“Pesan ke AS adalah: ‘Lihat, kapal berlayar dengan cepat, kita dapat kembali dan mencoba mencari solusi diplomatik atau kita dapat dengan mudah kembali ke masa kemarahan’,” katanya.Pekan lalu, Moon Jae-in, presiden Korea Selatan, memperingatkan bahwa Korea Utara dan AS tidak “punya banyak waktu tersisa” untuk perundingan menjelang pemilihan presiden AS.Di tengah kebuntuan seputar nuklir antara Korea Utara dengan AS, banyak ahli khawatir bahwa Pyongyang akan memulai kembali uji coba rudal nuklir dan jarak jauh tahun ini.

Jokowi Kuras Kantong Tebal Turis Di Labuan Bajo

Jokowi Kuras Kantong Tebal Turis Di Labuan Bajo

daftarpresidendunia.web.id Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Jokowi Kuras Kantong Tebal Turis Di Labuan Bajo. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Jokowi Kuras Kantong Tebal Turis Di Labuan Bajo

Presiden Joko Widodo menekankan bahwa kawasan Labuan Bajo ditargetkan untuk wisatawan berkantong tebal. Jokowi mengingatkan penataan kawasan Labuan Bajo harus disesuaikan dengan target pasar tersebut. Hal ini disampaikan Jokowi saat menggelar rapat bersama sejumlah jajarannya di Hotel Plataran Komodo, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Senin (20/1/2020). “Kita memang ingin agar segmen pasar wisatawan yang hadir di sini adalah yang pengeluarannya lebih besar dari wisatawan kebanyakan. Dan oleh sebab itu kita perlu sekali melakukan integrasi baik yang berkaitan dengan kerapian, kebersihan, kenyamanan, dan keamanan bagi para wisatawan,” ujar Presiden seperti dikutip dari siaran pers resmi Istana

Menurut Presiden, ada 5 zona yang harus ditata di Labuan Bajo. Kelimanya adalah Bukit Pramuka, Kampung Air, pelabuhan peti kemas dan dermaga penumpang, Kawasan Marina, serta di zona Kampung Ujung. “Lima zona ini akan menjadi ruang publik yang tidak terputus yang menghadirkan sebuah landscaping yang indah yang menjadi generator penggerak pembangunan kawasan serta pusat aktivitas masyarakat di Labuan Bajo,” katanya.

Baca Juga : Puncak Waringin Jadi Destinasi Wisata Jokowi Di NTT

Kedua, berkaitan dengan infrastruktur, Presiden ingin agar awal tahun ini landasan pacu dan terminal bandara segera dimulai. Ia pun berharap lalu lintas atau traffic di bandara tersebut bisa meningkat seiring dengan peningkatan jumlah wisatawan. “Karena memang pengelolanya saya lihat memiliki kemampuan, memiliki jaringan yang baik dalam rangka mendatangkan wisatawan ke Labuan Bajo,” imbuhnya.

Ketiga, berkaitan dengan penyiapan sumber daya manusia (SDM), Presiden menghendaki agar masyarakat lokal turut dilibatkan dan menjadi bagian dari pembangunan yang dilakukan. Oleh karena itu, Presiden meminta agar SDM lokal segera ditingkatkan keahlian dan kompetensinya, serta disesuaikan dengan kebutuhan industri pariwisata yang ingin dikerjakan.

Puncak Waringin Jadi Destinasi Wisata Jokowi Di NTT

Puncak Waringin Jadi Destinasi Wisata Jokowi Di NTT

daftarpresidendunia.web.id Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Puncak Waringin Jadi Destinasi Wisata Jokowi Di NTT. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Puncak Waringin Jadi Destinasi Wisata Jokowi Di NTT

Saat berkunjung ke Nusa Tenggara Timur (NTT), Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencoba Puncak Waringin. Tempat itu rencananya akan menjadi destinasi wisata baru yang berada di kawasan Labuhan Bajo, NTT. Puncak Waringin adalah tempat memamerkan barang kerajinan sekaligus creative hub dari kesenian lokal Labuan Bajo, yang terdiri dari bangunan utama seluas 350 meter persegi. Di mana bangunan ini mempunya dua lantai yaitu lantai pertama untuk lounge dan lantai kedua untuk pusat cenderamata dan viewing deck. “Saya kira semuanya masih dalam progres yang tepat waktu. Ini juga nanti (Puncak) Waringin ini akan menjadi creative hub, di mana usaha kecil, usaha mikro, usaha menengah progres-nya akan disajikan di sini,” kata Presiden Jokowi di Labuhan Bajo, NTT, Senin (20/1/2020) seperti dikutip dari Antara.

Untuk pelaksanaan pembangunan sendiri, tahap satu sudah berlangsung pada Juli-Desember 2019 dengan menelan biaya Rp9,3 miliar. Sedangkan untuk pembangunan tahap dua rencananya akan dimulai pada Maret 2020 dengan bangunan komersil seluas 525 meter persegi juga berlantai dua dengan lantai pertama untuk kios dan lantai kedua untuk area tenun. Nantinya Puncak Waringin juga akan punya ruang terbuka publik seluas 1.700 meter persegi yang dilengkapi dengan amplitheater dan area parkis seluas 235 meter persegi, estimasi anggaran mencapai Rp 22 miliar. “Di sini juga akan ada training-training kegiatan pariwisata dan usaha mikro. Saya kira dalam semua hal harus kita injeksi dan berikan training agar kemasan bisa ditingkatkan,” ujarnya.Menurut Jokowi, untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Labuan Bajo, pemerintah akan menyewa konsultan.

Baca Juga : Labuan Bajo Akan Dirombak Jokowi

“Kita akan sewa yang memang bagiannya meng-upgrade sumber daya manusia, baik untuk misalnya untuk budaya buang sampah, budaya ramah terhadap turis, semua nanti akan ada training seperti itu, termasuk tentu saja ini yang namanya creative hub Waringin juga arahnya akan ke sana juga,” ungkapnya. Jokowi mengakui dengan geliat perbaikan Labuhan Bajo, banyak investor baru yang berminat masuk. “Ada investor baru, ada yang dari domestik, ada yang dari asing, ada juga dari Uni Emirat Arab (UEA) sana,” lanjutnya.

Untuk sejumlah masalah, kata Jokowi, termasuk sengketa lahan juga harus segera diselesaikan. “Sengketa lahan tanyakan ke gubernur dan bupati,” kata Jokowi. “Nanti kita bereskan,” sambut Gubernur NTT Viktor Laiskodat.

Sementara itu, salah satu arsitek tempat tersebut, Yori Antar mengatakan, creative hub akan menjadi lokasi riset wisata. “Nanti akan menjadi tempat bagaimana membuat produk-produk yang bisa diperjualbelikan baik indoor maupun outdoor, ini kan tempat jual souvenir, nah creative hub akan jadi semacam tempat riset yang bisa menghasilkan produk-produk wisatanya,” katanya.

Labuan Bajo Akan Dirombak Jokowi

Labuan Bajo Akan Dirombak Jokowi

daftarpresidendunia.web.id Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Labuan Bajo Akan Dirombak Jokowi. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Labuan Bajo Akan Dirombak Jokowi

Presiden Joko Widodo ingin melakukan pengembangan destinasi wisata di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur ( NTT).

Satu di antaranya adalah penataan lima zona di area Labuan Bajo. Hal tersebut disampaikan Jokowi saat menggelar rapat bersama sejumlah jajaran di Hotel Plataran Komodo, Labuan Bajo, Senin (20/1/2020). “Lima zona yang harus ditata di Labuan Bajo yakni Bukit Pramuka, Kampung Air, pelabuhan peti kemas dan dermaga penumpang, Kawasan Marina, serta di zona Kampung Ujung,” ujar Jokowi dalam keterangan tertulis dari Biro Humas dan Protokoler Setda Provinsi NTT, Senin.

Menurut Jokowi, lima zona ini akan menjadi ruang publik yang tidak terputus, yang menghadirkan sebuah lanskap yang indah. Lima zona itu juga akan menjadi generator penggerak pembangunan serta pusat aktivitas masyarakat di Labuan Bajo. Selain itu, Jokowi menginginkan agar segmen pasar wisatawan yang hadir di Labuan Bajo adalah wisatawan yang melakukan belanja dan transaksi lebih besar dari wisatawan biasa di tempat lain. “Karena itu, kita perlu melakukan integrasi baik yang berkaitan dengan kerapihan, kebersihan, kenyamanan dan keamanan bagi para wisatawan,” tutur Jokowi.

Baca Juga : Jokowi Jadi Visioner Dari Sandiaga

Kepala Biro Humas dan Protokoler Setda Provinsi NTT Marius Ardu Jelamu mengatakan, Presiden Jokowi akan mengikuti sejumlah kegiatan selama dua hari di Labuan Bajo. Beberapa kegiatan yakni, meresmikan Hotel Marina Bay di Pelabuhan Labuan Bajo. Kemudian, mengunjungi Puncak Waringin serta meninjau lokasi pelabuhan Waekelambu. Selanjutnya, pada hari terakhir, Jokowi direncanakan akan menyerahan 2.500 sertifikat tanah kepada masyarakat Manggarai Barat.

Jokowi Jadi Visioner Dari Sandiaga

Jokowi Jadi Visioner Dari Sandiaga

daftarpresidendunia.web.id Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Jokowi Jadi Visioner Dari Sandiaga. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Jokowi Jadi Visioner Dari Sandiaga

Pengamat komunikasi politik Universitas Paramadina Hendri Satrio menilai isyarat Presiden Joko Widodo kepada Sandiaga Uno soal kandidat kuat pada Pilpres 2024 akan berdampak bagi Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra itu. Hendri mengatakan, isyarat Presiden Joko Widodo tersebut merupakan bentuk peringatan kepada Sandiaga untuk lebih hati-hati dalam menentukan langkah. “Pertama hati-hati pilih ‘gerbong’ itu penting, nah karena yang berkuasa Pak Jokowi, diharapkan dia bisa satu gerbong sama Pak Jokowi nantinya,” ujar Hendri, Senin (20/1/2020). “Terus kemudian yang kedua hati-hati memilih siapa nanti pasangannya, tentu saja pasangan yang juga di-endorse oleh Pak Jokowi,” tambahnya.

Hendri menyebut, peringatan tersebut akan menjadi “kurungan politik” bagi Sandiaga Uno, karena kedepannya Sandiaga akan sulit bergerak. “Makna hati-hati ini sebetulnya, walaupun ini meng-endorse Sandiaga Uno, tapi juga sekaligus menjadi kurungan politik buat Sandiaga, karena makna hati-hati ini membuat dia akan sulit lagi bergerak, dia tidak mudah lagi bergerak, karena sudah diwanti-wanti sama Pak Jokowi itu,” kata Hendri. Selain itu, Hendri juga berpendapat bahwa kader PDI-P yang berpeluang maju 2024 bisa saja didorong oleh Presiden Jokowi untuk bersama-sama maju dengan Sandiaga Uno. “Ada beberapa kader PDI-P yang berpeluang maju 2024. Ada Puan Maharani, Susi Pudjiastuti, Budi Gunawan, Gibran, terus ada Tito Karnavian,” tutur Hendri. “Semuanya itu bisa saja didorong oleh Pak Jokowi untuk bersama-sama maju dengan Sandiaga Uno gitu. Misalnya Susi-Sandiuno atau misalkan Sandi-Puan, kan bisa jadi itu,” tambah Hendri.

Baca Juga :Jokowi Setujui Pembentukan Asuransi BUMN

Sebelumnya diberitakan, Presiden Jokowi memberikan isyarat kepada mantan rivalnya pada Pilpres 2019, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno.Isyarat itu diberikan Jokowi saat meresmikan pelantikan Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) di Hotel Raffles, Jakarta, Rabu (15/1/2020). Mulanya, Jokowi berseloroh bahwa ada kader Hipmi yang hadir dalam acara tersebut akan menjadi kandidat capres pada Pilpres 2024. Namun, Jokowi tak menyebutkan nama. Mantan Gubernur DKI itu hanya memberikan isyarat bahwa calon kuat penggantinya sebagai presiden ialah yang barusan berdiri. Ketika itu, hanya Sandiaga yang baru saja berdiri saat Jokowi berpidato. Jokowi juga mengaku hanya mengenal satu mantan Ketua Umum Hipmi, yaitu Sandiaga Uno yang menjadi cawapres pendamping Prabowo Subianto pada Pilpres 2019.