Fakta Djuyoto Suntani Pria Mengaku Presiden Dunia

Fakta Djuyoto Suntani Pria Mengaku Presiden Dunia  – Berikut ini merupakan artikel yang membahas tentang fakta seorang pria yang mengaku menjadi presiden dunia.

Fakta Djuyanto Suntani Pria Mengaku Presiden Dunia

Nama Djuyoto Suntani beberapa waktu belakangan ini viral di whatsapp group. Penyataan Djuyoto yang merupakan presiden dari organisasi perdamaian dunia yang didirikannya, The World Peace Committee (TWCP), meminta PSBB di seluruh Indonesia disetop ramai diperbincangkan.

Djuyoto Suntani sudah mengelilingi 90 persen negara yang ada di bumi ini. Ia bermimpi ingin mewujudkan tatanan dunia baru. Ambisi itu sudah ada di benaknya ketika masih kecil.

Merebaknya virus Corona di Tanah Air membuat sebagian wilayah dengan permasalahan positif besar mempraktikkan Pembatasan Sosial Skala Besar( PSBB). Tetapi belum lama, seseorang laki- laki bernama Mr. Djuyoto Suntani memohon PSBB diakhiri saja sebab sebagian alibi.

Siapakah Mr. Djuyoto Suntani yang memohon pemerintah Indonesia mengakhiri kondisi PSBB itu? Berikut sebagian kenyataan tentang laki- laki asal Jepara, Jawa Tengah yang dirangkum dari bermacam sumber berikut.

1. Namanya berseliweran di grup- grup WhatsApp sebagian waktu belum lama ini

Nama Mr. Djuyoto Suntani populer dari pesan berantai di grup- grup WhatsApp( WA) yang isinya dia memohon diakhiri kondisi PSBB dengan tagline Bumi Bersih Corona.

2. Orang Jepara serta pimpinan suatu organisasi

Mr. Djuyoto Suntani merupakan seseorang laki- laki yang menetap di Jepara, Jawa Tengah. Dia merupakan pemimpin organisasi yang didirikannya pada tahun 1997, The World Peace Committee( TWPC) yang memiliki julukan Presiden Dunia.

Baca Juga:Daftar Presiden Terkejam, Indonesia Termasuk?

3. Yakin kalau virus corona merupakan konspirasi global

Sama semacam Jerinx SID, Djuyoto yakin kalau virus corona merupakan konspirasi elite global. Apalagi dia yakin, virus corona merupakan usaha elite global mengacak- acak tatanan dunia.

4. Sempat menulis novel kontroversial

Tahun 2007 silam, Djuyoto Suntani sempat menulis novel bertajuk Tahun 2015 Indonesia Rusak. Pecahnya Indonesia, baginya dalam novel tersebut, diawali dengan krisis moneter tahun 1997 yang disebutnya akibat konspirasi global.

5. TWPC, organisasi yang dipimpinnya dideklarasikan di luar negeri

Djuyoto Suntani menceritakan soal organisasi TWPC yang ia pimpin. Organisasi yang diinisiasinya pada 1997 silam, bagi pengakuannya dideklarasikan di Basile, Swiss. TWPC sendiri berkantor di Jepara, Jateng.