India Akan Temui Tuhannya Donald Trump

India Akan Temui Tuhannya Donald Trump

daftarpresidendunia.web.id Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai India Akan Temui Tuhannya Donald Trump. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai India Akan Temui Tuhannya Donald Trump

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan segera berangkat ke India. Kunjungan ini merupakan perjalanan internasional pertama Trump setelah selamat dari upaya pemakzulan.Dilansir VOA Indonesia, Sabtu (22/2/2020), Trump akan terbang ke India pada hari Minggu waktu AS. Isu dagang akan menjadi topik kedatangan Trump.“Apakah akan ada pengumuman tentang paket perjanjian dagang tergantung dari apa yang akan dilakukan oleh India,” kata pejabat senior pemerintah pada Jumat kemarin. Namun, pejabat itu memastikan ada sejumlah perjanjian komersial yang besar.

Dalam kunjungan pertama ke India, Donald Trump kemungkinan besar akan mengumumkan penjualan sejumlah helikopter militer dan sistem pertahanan misil yang bernilai miliaran dolar, di tengah keprihatinan adanya perluasan militer China, yang telah mendorong hubungan kerjasama lebih erat antara Amerika dan India.Namun, para pejabat India heran mengapa Amerika menghentikan perundingan dagang menjelang kunjungan Trump itu dan mengatakan tindakan Amerika yang seringkali tampak nekat tidak akan berhasil dalam hubungannya dengan India yang lebih sabar, yang sekaligus merupakan perekonomian dunia yang nomor lima paling besar di dunia.Sejumlah pekerja telah dikerahkan menjelang kunjungan Donald Trump ke kota Ahmedabad untuk membangun tembok sepanjang 400 meter guna menutupi kawasan perumahan orang miskin di jalan yang akan dilalui rombongan Trump itu.Proyek mempercantik kota yang dilakukan secara tergesa-gesa itu juga akan dilengkapi dengan 150.000 pot kembang sepanjang jalan.

Setelah berkunjung ke Ahmedabad dan sebelum menuju ke ibukota New Delhi, presiden Trump dan ibu negara Melania akan mengadakan kunjungan singkat ke istana Taj Mahal di kota Agra.Kata media India, kota Agra akan ditutup demi keamanan selama kunjungan itu, tapi ada keprihatinan tentang banyaknya monyet yang berkeliaran di pelataran istana megah dari abad ke-17 tadi.Departemen Kehutanan telah diminta bantuannya supaya monyet-monyet itu tidak berada di Taj Mahal selama kunjungan Donald Trump, kata pakar arkeologi Vasant Kumar Swarnkar, seperti dikutip harian India Today.Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dijadwalkan datang ke India pada 24 hingga 25 Februari mendatang. Kedatangan Trump diharapkan mendapat sambutan jutaan orang.

Dilaporkan VOA Indonesia, Rabu (19/2/2020), harapan itu disampaikan oleh Perdana Menteri India Narendra Modi. Sebanyak tujuh juta orang ditargetkan menyambut Presiden Trump.Trump akan berada di kota Ahmedabad di Gujarat untuk menghadiri acara yang disebut “Namaste Trump,” yang berarti “Salam, Trump,” di sebuah stadion kriket.Saat bertemu media, Donald Trump menghindari untuk menjawab pertanyaan tentang perdagangan dengan India dan mengatakan betapa dia menyukai Modi, dan menambahkan bahwa perdana menteri India itu mengharapkan sekitar 7 juta orang akan menyambutnya di jalur antara bandara dan stadion kriket.

“Stadion itu kini sedang dibangun, tapi itu akan menjadi stadion terbesar di dunia. Jadi itu akan sangat menarik,” kata Trump kepada para wartawan.Dalam persiapan untuk kunjungan Trump, tembok batu bata sepanjang setengah kilometer telah dibangun dengan tergesa-gesa, dan para kritikus mengatakan tembok itu dibangun untuk menghalangi pandangan daerah kumuh yang dihuni oleh lebih dari 2.000 orang.Ketegangan perdagangan antara kedua negara telah meningkat sejak pemerintahan Donald Trump mengenakan tarif baja dan aluminium terhadap India.Amerika Serikat menderita defisit perdagangan dengan India sekitar uSD 25 miliar per tahun, menurut Kantor Perwakilan AS.Puluhan ribu migran dari kawasan pedesaan membanjiri Kota Gurugram yang kini dipenuhi gedung perkantoran modern, apartemen bertingkat tinggi, dan pusat-pusat perbelanjaan. Mereka datang untuk mencari pekerjaan.

Kota Gurugram yang terletak di pinggiran Kota New Delhi telah berubah dari perkampungan menjadi kawasan bisnis yang sibuk dalam waktu 15 tahun terakhir.Banyak proyek konstruksi besar dan pabrik-pabrik memudahkan orang mendapat pekerjaan di kota yang tumbuh bersamaan dengan kemajuan ekonomi India selama satu dasawarsa. Pertumbuhan ekonomi India antara 2006-2016 telah mengangkat 270 juta warganya keluar dari jurang kemiskinan.Di antara warga India itu terdapat Javad Khan yang tiba di Gurugram 10 tahun lalu. Ketika ia mencari pekerjaan, cara termudah adalah pergi ke persimpangan jalan di mana banyak buruh sedang menunggu jemputan dari para kontraktor.”Ketika saya baru datang dulu, saya bisa mendapat gaji yang baik,” katanya.

Baca Juga : Jokowi Dan Pembangunannya Di Akhir Februari

Namun belakangan ini, ia sedih karena harus menunggu lama di persimpangan jalan untuk mendapat pekerjaan. Katanya, seribu orang pekerja berkumpul di sana tiap hari, tetapi hanya 30 sampai 40 orang yang mendapat pekerjaan. Sisanya harus pulang dengan tangan hampa, tambahnya.Jumlah calon pekerja yang terus naik itu tidak mengherankan karena tidak banyak gedung baru yang dibangun. Hal itu disebabkan pertumbuhan ekonomi India anjlok ke tingkat terendah dalam satu dasawarsa, yaitu dari 8 persen empat tahun lalu menjadi 5 persen yang diperkirakan sampai akhir tahun fiskal pada Maret ini.Perlambatan dalam sektor konstruksi, pemberi pekerjaan terbesar kedua setelah pertanian, menunjukkan betapa perekonomian India sangat melambat. Ini merupakan pukulan hebat bagi jutaan orang yang menggantungkan hidup dari pekerjaan di kota-kota. Perekonomian di pedesaan juga sangat tergantung pada pengiriman uang dari pekerja yang pergi ke kota-kota.

Kedatangan Trump diharapkan mendapat sambutan jutaan orang, harapan itu disampaikan oleh Perdana Menteri India Narendra Modi. Sebanyak tujuh juta orang ditargetkan menyambut Presiden Trump.Trump akan berada di kota Ahmedabad di Gujarat untuk menghadiri acara yang disebut “Namaste Trump,” yang berarti “Salam, Trump,” di sebuah stadion kriket.Saat bertemu media, Donald Trump menghindari untuk menjawab pertanyaan tentang perdagangan dengan India dan mengatakan betapa dia menyukai Modi, dan menambahkan bahwa perdana menteri India itu mengharapkan sekitar 7 juta orang akan menyambutnya di jalur antara bandara dan stadion kriket.

“Stadion itu kini sedang dibangun, tapi itu akan menjadi stadion terbesar di dunia. Jadi itu akan sangat menarik,” kata Trump kepada para wartawan.Dalam persiapan untuk kunjungan Trump, tembok batu bata sepanjang setengah kilometer telah dibangun dengan tergesa-gesa, dan para kritikus mengatakan tembok itu dibangun untuk menghalangi pandangan daerah kumuh yang dihuni oleh lebih dari 2.000 orang.Ketegangan perdagangan antara kedua negara telah meningkat sejak pemerintahan Donald Trump mengenakan tarif baja dan aluminium terhadap India.Amerika Serikat menderita defisit perdagangan dengan India sekitar uSD 25 miliar per tahun, menurut Kantor Perwakilan AS.

Related posts