Presiden Termuda Di Dunia

Presiden Termuda Di Dunia

daftarpresidendunia.web.id Pada artikel kali ini kami akan memberikan artikel mengenai  presiden Termuda di Dunia. Berikut ini artikel yang memberikan ulasan dan pembahasan mengenai Presiden Termuda di Dunia.

Rata-rata kebanyakan orang yang menjabat sebagai presiden sudah tua atau pun berumur, namun ternyata tidak semua negara di pimpin oleh presiden yang sudah tua, berikut ini adalah 5 presiden termuda di dunia yang telah kami kumpulkan dari berbagai sumber…

1.Kim Jong Un (28 Tahun) Korea Utara
Ia adalah putra ketiga Kim Jong Il dengan salah seorang istrinya Ko Young Hee. Kim memiliki dua gelar, yakni di bidang fisika dan sebagai perwira angkatan bersenjata dari universitas militer. Pada 28 Desember 2011, ia secara resmi dinyatakan sebagai pemimpin tertinggi Korea Utara setelah pemakaman ayahnya.

2. Atifete Jahjaga (36 Tahun) Kosovo
Wanita cantik bernama Atifete Jahjaga ini bisa disebut juga sebagai presiden wanita termuda di dunia, pada saat dilantik sebagai presiden negara Kosovo, Atifete masih berusiakan 36 tahun.

3. Emmanuel Macron (39 Tahun) Prancis
Kemenangan pria bernama lengkap Emmanuel Jean-Charles Macron tersebut dianggap membawa harapan baru bagi Prancis. Mantan bankir itu mendirikan Partai En Marche sebagai kendaraan politiknya pada 2016. Tidak diduga, partai itu begitu cepat meraih popularitas. Selain mampu meraih simpati masyarakat Prancis, warga dunia juga tersihir dengan kisah cinta sang presiden.

Baca Juga : Presiden Terpintar Selama Sejarah

4. Joseph Kabila (30 Tahun) Kongo
Ia menjabat sebagai pelaksana tugas presiden, 10 hari setelah ayahnya Presiden Laurent-Désirè Kabila terbunuh di tahun 2001. Desember 2005, referendum menyetujui konstitusi baru yang menentukan batas minimum usia kandidat presiden adalah 30 tahun dari sebelumnya 35 tahun.

5. Jean-Claude Duvalier (19 Tahun) Haiti
Baby Doc, demikian julukannya, mengambil alih kekuasaan di Haiti 22 April 1971 setelah ayahnya Francois ‘Papa Doc’ Duvalier meninggal dunia. Jean-Claude Duvalier hidup dalam kemewahan, sementara rakyatnya tenggelam dalam kemiskinan. Tahun 1985, terjadi pemberontakan terhadap rezim Duvalier. Baby Doc melarikan diri ke Prancis dan menetap di sana selama lebih dari 20 tahun.