Daftar Presiden Terkejam, Indonesia Termasuk?

Daftar Presiden Terkejam, Indonesia Termasuk?

Daftar Presiden Terkejam, Indonesia Termasuk? – Pemimpin tidak selamanya memikirkan apa yang dirasakan dan dialami warganya, daftar-daftar orang dibawah ini membuktikan kalimar tersebut. Sebuah ungkapan menyatakan, “Kekuasaan itu cenderung korup. Kekuasaan absolut korup seratus persen.”

Tanpa keseimbangan hukum, tirani dan diktator dalam sebuah negara dapat dengan mudah mengambil alih kekuatan pemerintahan dengan semena-mena.

Hal ini dapat menyebabkan kesengsaraan yang tidak berujung bagi masyarakat umum.

Dari pemimpin negara komunis sampai monarki, para pemimpin negara di bawah ini tidak peduli atas nasib rakyat selama tujuan egois mereka tercapai yang mana biasanya dilandasi motif kekuasaan dan dominasi atas seluruh negara untuk waktu yang panjang.

Berikut adalah pemimpin negara terkeji sepanjang masa.

1. Robert Mugabe, Zimbabwe

pemimpin negara
Robert Mugabe sekarang sedang menjabat sebagai Presiden Zimbabwe selama 7 periode berturut-turut. Beberapa pakar politik menemukan bukti bahwa Robert melakukan banyak pemalsuan data serta penipuan besar saat pemilihan presiden berlangsung.
Menurut Amnesty International and Human Rights Watch, pemerintahan Mugabe melanggar banyak hukum beberapa di antaranya adalah hak untuk memilih, korupsi pembagian makanan bagi rakyat, dan penentangan bebas berbicara untuk press juga rakyat.

2. Kim Jong Il, Korea Utara

pemimpin negara
Kim Jong II mewarisi kegasi ayahnya sebagai pemimpin negara Korea Utara yang kejam.
Dewasa kini, Korea Utara ditampatkan di 10 posisi teratas pada daftar negara termiskin sedunia, dan kebanyakan dikarenakan oleh ulah Kim Jong II yang semena-mena.
Jutaan orang menghadapi kelaparan setiap harinya, belum lagi masyarakat yang terjangkit penyakit mematikan. Setiap tahunnya, kira-kira ada lebih dari 1,o00 orang yang mengakhiri hidup mereka dengan cara bunuh diri karena sudah tidak kuat berada di bawah peraturan Kim Jong II.

3. Omar Al-Bashir, Sudan

pemimpin negara
Pemimpin negara terkeji berikutnya jatuh pada Presiden Sudan.
Omar Al-Basir merupakan satu-satunya diktator asal Sudan yang bertanggung jawab atas kematian ratusan ribu orang di Sudan. Walaupun kasus-kasusnye berhasil ditutupi media masa, laporan mengenaskan ini akhirnya tercium media masa dunia dan berhasil diberitakan untuk konsumsi publik. Tidak hanya itu, menurut Forbes, Omar juga sudah mengantongi lebih dari Rp43 triliun dana negara selama masa tugasnya berjalan.
Semua tindakan kejinya ini ditutupi oleh aksi humanitarian Omar yang konon menguntungkan Asia Tenggara, padahal aslinya merupakan kedok pungutan ilegal.

4. Joseph Stalin, Uni Soviet

pemimpin negara
Joseph Stalin adalah pemimpin negara kedua Uni Soviet.
Mulai karirnya sebagai salah satu dari 7 anggota Bolshevik yang dikabarkan berwibawa. Joseph Stalin dengan cepat mensolidasikan jabatannya sebagai serang tirani setelah menjabat sebegai seorang presiden. Dari tahun 1930 sampai 1934, jutaan penduduk Uni Soviet dipenjerakan, diasingkan, dan dibunuh atas nama Stalin. Ia juga merupakan salah satu dari jajaran pemerintah yang mengusulkan reformasi ekonomi yang membunuh lebih dari jutaan orang karena kelaparan dan pemaksaan kerja di Gulag.

5. Soeharto, Indonesia

pemimpin negara
Pamor Soeharto sebagai seorang presiden Indonesia memang sudah tidak usah dipertanyakan lagi. Menurut Forbes sendiri, Soeharto masuk dalam jajaran 10 pemimpin negara terkorup sepanjang masa. Selama jabatannya berlangsung, Soeharto berhasil menggarap US$35 milyar dari keuangan negara, membungkam press dan ditubuh telah membunuh lebih dari ratusan orang yang berani menentangnya. Ia juga merupakan salah satu alasan utama krisis moneter yang terjadi di tahun 90-an.

Baca Juga: Presiden Donald Trump Selamat Dari Pemakzulan

6. Mao Zedong, China
Mao Zedong adalah ketua pertama dari partai komunis di China.

pemimpin negara
Selama masa kepemimpinannya, 70 juta nyawa rakyat China melayang hanya karena keserakahan dan kesombongannya yang tidak tertandingi. Mao meruntuhkan peraturan tradisional China yang sudah berlangsung selama ribuan tahun, dan hampir saja menghancurkan sistem politik negeri Tiongkok. Reformasi usulan Mao yang bernama The Great Leap Forward, berakhir pada kasus kelaparan terburuk sepanjang masa.

7. Adolf Hitler, Jerman

pemimpin negara
Pemimpin negara terkejam terakhir, namun tidak kalah kejinya adalah Adolf Hitler.
Dunia mengenang Adolf sebagai seorang diktator kejam.

Bagaimana tidak?

Selama kepemimpinannya berlangsung, Adolf melumpuhkan banyak negara dengan cara genosida. 5,5 juta kaum Yahudi dengan sengaja dikurung di dalam sebuah kemah dan dibunuh secara masal. Beberapa mati karena dibakar hidup-hidup, sebagian menghembuskan nafas terakhirnya karena gas beracun. Sosok yang dicap sebagai tangan kakan setan ini juga merupakan salah satu figur penyebab Perang Dunia II.

Fakta Unik Bung Karno ini Pasti Jarang Diketahui Orang Indonesia

Fakta Unik Bung Karno ini Pasti Jarang Diketahui Orang Indonesia

Daftarpresidendunia.web.id – Sebagai tokoh paling berpengaruh sepanjang sejarah Indonesia, sudah barang pasti hampir setiap orang tahu segala hal tentang Bung Karno. Supersemar-nya yang kontroversial, kecintaannya pada para wanita, atau mungkin perjuangan politiknya yang berhasil membawa negara ini merdeka.

Meskipun secara garis besar semua fakta Bung Karno diketahui, namun pasti ada beberapa gelintir yang tak pernah terungkap.

Apa yang dilakukan presiden pertama ini tentu bukan hanya sebatas yang tertulis di buku-buku sejarah. Seperti manusia biasa, beliau juga punya banyak cerita-cerita lain dan rata-rata jarang diketahui. Namun, mungkin karena yang kita bicarakan ini adalah sosok yang sangat berpengaruh, maka tentu saja remah-remah cerita hidupnya jadi sangat menarik untuk ditelisik.

Nah, berikut ini adalah fakta dan kisah lain Bung Karno yang mungkin sebagian besar orang Indonesia jarang mengetahuinya.

1. Bung Karno Terlibat Pemberontakan PETA

Pemberontakan PETA yang diprakarsai oleh Supriadi ini konon melibatkan Soekarno. Keterlibatan beliau sendiri lebih ke arah memberi restu dan dukungan. Jadi ceritanya, ketika itu di bulan Februari 1945 Bung Karno ke Blitar untuk menyambangi orangtuanya. Supriadi beserta anggotanya pun sowan alias berkunjung menemui beliau.

Supriadi mengatakan dengan jelas jika dirinya ingin melakukan pemberontakan. Bung Karno secara tegas mendukung. “Kalau engkat terus bertahan hendak mengobarkannya, saya sokong. Saya akan membantu dengan pembuatan rencana.” Meskipun begitu, beliau juga menyarankan Supriadi agar mempertimbangkan kembali pemberontakan ini. Sayangnya, pada akhirnya upaya pemberontakan ini gagal. Supriadi menghilang dan anggotanya yang tertangkap dipenggal oleh Jepang.

2. Bung Karno Kesengsem dengan Cindy Adams

Selama hidupnya, berulang kali Bung Karno didesak untuk menuliskan sebuah biografi. Namun, beliau selalu keukeh berkata tidak. Hingga akhirnya suatu ketika datang seorang wartawati cantik asal AS bernama Cindy Adams menawarkan Soekarno hal yang sama.

Ajaibnya, Bung Karno langsung menerimanya. Hal yang jadi pertanyaan, siapa sebenarnya Cindy Adams ini?

Menurut Bung Karno, Cindy Adams adalah sosok wanita cantik yang sangat jujur. Baik perangai atau pun tulisannya. Bung Karno secara tersirat mengatakan kagum akan sosok wanita satu ini dan bahkan mengatakan secara gamblang jika beliau sangat mempercayai Adams.

Keduanya pun kemudian menghabiskan banyak waktu berdua dan akhirnya terbitlah buku penting berjudul Bung Karno Penyambung Lidah Rakyat Indonesia. Lewat buku ini semua rahasia-rahasia Bung Karno dan Indonesia terungkap. Terima kasih Cindy Adams!

Baca Juga : Biografi Presiden John Kennedy

3. Bung Karno: Kalau Mau Jadi Raja Besar, Kawini Nyai Roro Kidul

Nyai Roro Kidul dan Bung Karno kerap dikaitkan satu sama lain. Ada yang mengatakan jika kedua sosok beda alam ini sangat dekat satu sama lain. Bung Karno tidak menolak atau pun mengiyakannya.

Hanya saja, beliau memang pernah berkata sesuatu hal yang berhubungan dengan si Ratu Pantai Selatan ini.

Pada suatu ketika, Bung Karno pernah berkata, “Mythos jang belakangan terdjadi sedjak Keradjaan Mataram jang kedua, tradisi jang mengatakan bahwa radja hanjalah bisa mendjadi radja jang besar dan kuat, negara bisa mendjadi besar dan kuat, ratu hanjalah bisa menjadi ratu jang hanjakrawati hambahudenda, djikalau sang ratu itu beristerikan pula Ratu Loro Kidul.” Kita jangan pernah mengartikan ini secara harfiah. Bung Karno itu kadang suka mengucapkan kata-kata kiasan penuh makna.

4. Bung Karno Pernah Doyan Dugem

Ada suatu masa di mana hidup seorang Soekarno benar-benar menggalaukan dirinya. Saat itu terjadi ketika Bung Karno tengah mengalami banyak problematika hidup. Mulai dari rumah tangganya yang memanas, baru sembuh dari malaria, serta harus memikirkan bangsa.

Semua masalah ini bertumpuk menjadi satu dan membuat Bung Karno kelimpungan. Untuk menyeimbangkan hidup, kemudian beliau memilih dugem.

Soekarno pernah sangat rutin menyambangi Lokasari, daerah penuh diskotik hari ini, tapi sebuah taman bersantai di masa lalu. Bersama rekannya yang bernama Motik, Bung Karno menikmati malam-malam panjang untuk sekedar melepas stres.

Menonton layar tancap, mendengarkan musisi bermain dan sebagainya di Lokasari. Ya, seperti inilah dugem di tempo doeloe. Sebagai orang besar mungkin agak tidak pantas Bung Karno melakukan ini. Meskipun begitu, biarkan saja hal ini terjadi, sebagai bukti kalau beliau benar-benar manusia biasa.

5. Bung Karno Pernah Digelari Nahkoda Agung

Satu babak hidup Soekarno yang tidak banyak diketahui, salah satunya adalah penyematan gelar kepada beliau sebagai Nahkoda Agung. Latar belakang pemberian gelar ini sangat panjang, intinya, Soekarno dianggap sosok yang juga sangat penting bagi kelautan Indonesia.

Dalam upacara penyematan ini, Bung Karno memberikan pidato menggelegar yang juga jarang diketahui. Dengan tajuk Kembalilah Menjadi Bangsa Samudera! Beliau menegaskan kepada rakyat agar tetap terpatri jiwa pelaut karena nenek moyang dulu adalah pelaut yang handal.

Beliau juga mengatakan kalau Indonesia mampu menguasai lautnya, maka makin hebatlah bangsa ini.
Bung Karno, sosok satu ini memang seakan tak pernah memberikan kebosanan kepada kita yang berulang-ulang mendengar ceritanya.

Tak hanya tentang perjuangan beratnya, tapi juga hal-hal kecil penuh makna seperti fakta-fakta di atas. Semua tetap selalu memberikan kesan bahwa sang Putra Fajar memang sungguh mengagumkan.