Fakta Unik Presiden Soeharto Yang Jarang Diketahui

Fakta Unik Presiden Soeharto Yang Jarang Diketahui

Daftarpresidendunia.web.id – Ketika kita membicarakan tentang sosok Soeharto, pikiran kita pasti akan dijejali dengan banyak hal. Mulai tentang enaknya hidup di masa kepemimpinannya yang apa-apa serba murah itu, program petrus yang bikin penjahat ciut nyali, sampai soal harta pribadi yang jumlahnya tak karuan banyaknya.

Ya, mungkin hal-hal ini yang identik dengan sang presiden kedua, walaupun sebenarnya masih banyak fakta-fakta lain tentang pengganti Bung Karno itu.

Ya, masih ada banyak fakta-fakta unik lain tentang Presiden Soeharto yang jarang diketahui. Misalnya saja Pak Harto yang suka memberikan pinjaman. Salah satunya kepada Tino Sidin sang pelukis kenamaan Indonesia yang saat itu meminjam uang dengan nominal sekitar Rp. 7 juta di tahun 80an.

Pak Harto memang banyak uang, berbeda dengan Bung Karno yang miskin dan bahkan pernah meminjam uang kepada ajudannya sendiri.

Tak hanya itu, masih ada beberapa fakta unik lain tentang Presiden Soeharto yang jarang diketahui orang-orang Indonesia. Simak ulasannya berikut.

1. Soeharto Pernah Enggan Menjadi Presiden

Kita mungkin berpikir jika Soeharto sangat berambisi menjadi presiden. Buktinya, begitu Bung Karno lengser ia pun cepat-cepat dilantik menjadi kepala negara. Kesannya mungkin ambisius, padahal Pak Harto sendiri pernah mengatakan kalau dirinya ogah menjadi presiden.

Ya, Pak Harto aslinya ogah menyematkan gelar presiden kepada dirinya, namun beliau mau untuk menjalankan tugas kepresidenan. Alasannya sendiri karena jika menjadi presiden kesannya seperti mendepak Bung Karno, dan rakyat akan mengutuknya. Pak Harto tetap dengan prinsipnya itu hingga pada akhirnya ia ditempatkan pada posisi harus menjadi presiden.

Akhirnya dilantiklah presiden kedua ini. Uniknya, meskipun sempat ogah jadi presiden, sekalinya dilantik beliau lama sekali menjadi seorang kepala negara. 32 tahun!

Baca Juga : Fakta Unik Bung Karno ini Pasti Jarang Diketahui Orang Indonesia

2. Tanzania Pernah Tak Akui Soeharto Sebagai Presiden

Lengsernya Bung Karno menjadi hal yang mengejutkan tak hanya bagi rakyat Indonesia tapi juga dunia. Sosoknya yang sangat kharismatik dan penting itu selalu menjadi sorotan dunia. Makanya, begitu beliau lengser dan digantikan Soeharto, beberapa negara tak mengakui presiden kedua ini, dan tetap menganggap Putra sang Fajar adalah kepala negara NKRI.

Seperti yang dilakukan oleh Tanzania, menteri kabinet presiden mereka pernah tak mengakui Soeharto. Jadi, ketika itu seorang pejabat bernama Moehammad Jasin yang akan ditugaskan untuk jadi duta besar di Tanzania. Tapi, ia ditolak mentah-mentah.

Alasannya surat pengantarnya ditandatangani Soeharto, bukannya Soekarno. Jasin sudah menjelaskan jika terjadi pergantian presiden, namun pihak Tanzania bersikukuh menolak Soeharto. Hingga akhirnya setelah proses birokrasi yang ruwet Jasin pun bisa bertugas.

3. Soeharto Pernah Menantang Sylvester Stallone

Terdengar seperti lelucon ya, tapi memang benar jika Soeharto pernah menantang si Rambo alias Sylvester Stallone. Bukan untuk berduel atau tembak-tembakan, tapi bermain golf. Jadi, ceritanya si Sly tengah ke Indonesia untuk membuka salah satu restoran. Nah, di saat yang sama kebetulan Presiden Soeharto tengah senggang, akhirnya bertemulah kedua orang ini.

Pak Harto kemudian menantang Sly untuk bermain golf sebanyak 19 set. Lucunya, meskipun saat itu sang presiden kedua ini sudah lumayan uzur, tapi ia mengalahkan Stallone dengan telak. Sang Rambo ini pun mengakui kehebatan Pak Harto, kemudian dari mulutnya terlontar satu pujian, “You are the best player”.

4. Soeharto, Cerutu, dan Mood

Tak hanya hobi mancing dan menembak, Soeharto juga sangat menggemari cerutu. Ya, dalam setiap kesempatan santainya, sang presiden pasti akan menyedot cerutu-cerutu mahalnya. Nah, yang unik dari hobi sang presiden ini adalah seseorang bisa menebak moodnya dari cara Pak Harto menyedot cerutu tersebut.

Menurut Jenderal Rudini, seorang mantan Kepala Staf Angkatan Darat yang juga jadi teman dekat Soeharto, ketika sang presiden menyedot cerutu sambil jalan mondar-mandir, maka ia sedang dalam mood yang bagus.

Sebaliknya, ketika Pak Harto menyedot cerutu sambil menunjukkan muka tak menyenangkan, maka ia sedang dalam kondisi yang tidak bersahabat.

5. Pak Harto dan Sesajen Bu Tien

Sudah bukan rahasia lagi kalau keluarga Pak Harto itu sangat kejawen. Hal ini cukup masuk akal mengingat beliau lahir di keluarga Jawa yang benar-benar kental. Apalagi Ibu Tien yang masih keluarga jauh keraton.

Dengan latar belakang seperti ini, tak heran jika dalam kesehariannya, praktik-praktik Jawa masih dilakukan oleh keluarga Soeharto. Salah satunya adalah memasang sesajen untuk hal-hal tertentu.

Seperti yang dilakukan oleh Ibu Tien ketika tak mendapati kabar dari suaminya selama beberapa waktu. Ibu Tien dengan sigap langsung memasang sesajen agar bisa segera mendapatkan kabar baik. Ketika itu, Prabosutedjo, adik Pak Harto yang disuruh Ibu Tien untuk membeli bahan-bahannya, termasuk sebuah nasi kebuli yang gagal didapatkan.

Uniknya, tak sampai sesajen dipasang lengkap, ajudan Pak Harto pun datang dan memberi kabar. Soeharto menghilang saat itu karena tengah mengurus soal strategi penumpasan PKI.

Inilah fakta-fakta tentang Soeharto yang selama ini mungkin jarang diketahui. Siapa yang menyangka jika beliau itu ternyata pernah ogah menjadi presiden gara-gara takut dengan rakyat.

Siapa yang tahu juga kalau ternyata Pak Harto pernah menghajar Stallone dalam golf. Di balik kontroversi yang dilakukannya, Pak Harto ini tetaplah sosok yang benar-benar unik.

Fakta Unik Bung Karno ini Pasti Jarang Diketahui Orang Indonesia

Fakta Unik Bung Karno ini Pasti Jarang Diketahui Orang Indonesia

Daftarpresidendunia.web.id – Sebagai tokoh paling berpengaruh sepanjang sejarah Indonesia, sudah barang pasti hampir setiap orang tahu segala hal tentang Bung Karno. Supersemar-nya yang kontroversial, kecintaannya pada para wanita, atau mungkin perjuangan politiknya yang berhasil membawa negara ini merdeka.

Meskipun secara garis besar semua fakta Bung Karno diketahui, namun pasti ada beberapa gelintir yang tak pernah terungkap.

Apa yang dilakukan presiden pertama ini tentu bukan hanya sebatas yang tertulis di buku-buku sejarah. Seperti manusia biasa, beliau juga punya banyak cerita-cerita lain dan rata-rata jarang diketahui. Namun, mungkin karena yang kita bicarakan ini adalah sosok yang sangat berpengaruh, maka tentu saja remah-remah cerita hidupnya jadi sangat menarik untuk ditelisik.

Nah, berikut ini adalah fakta dan kisah lain Bung Karno yang mungkin sebagian besar orang Indonesia jarang mengetahuinya.

1. Bung Karno Terlibat Pemberontakan PETA

Pemberontakan PETA yang diprakarsai oleh Supriadi ini konon melibatkan Soekarno. Keterlibatan beliau sendiri lebih ke arah memberi restu dan dukungan. Jadi ceritanya, ketika itu di bulan Februari 1945 Bung Karno ke Blitar untuk menyambangi orangtuanya. Supriadi beserta anggotanya pun sowan alias berkunjung menemui beliau.

Supriadi mengatakan dengan jelas jika dirinya ingin melakukan pemberontakan. Bung Karno secara tegas mendukung. “Kalau engkat terus bertahan hendak mengobarkannya, saya sokong. Saya akan membantu dengan pembuatan rencana.” Meskipun begitu, beliau juga menyarankan Supriadi agar mempertimbangkan kembali pemberontakan ini. Sayangnya, pada akhirnya upaya pemberontakan ini gagal. Supriadi menghilang dan anggotanya yang tertangkap dipenggal oleh Jepang.

2. Bung Karno Kesengsem dengan Cindy Adams

Selama hidupnya, berulang kali Bung Karno didesak untuk menuliskan sebuah biografi. Namun, beliau selalu keukeh berkata tidak. Hingga akhirnya suatu ketika datang seorang wartawati cantik asal AS bernama Cindy Adams menawarkan Soekarno hal yang sama.

Ajaibnya, Bung Karno langsung menerimanya. Hal yang jadi pertanyaan, siapa sebenarnya Cindy Adams ini?

Menurut Bung Karno, Cindy Adams adalah sosok wanita cantik yang sangat jujur. Baik perangai atau pun tulisannya. Bung Karno secara tersirat mengatakan kagum akan sosok wanita satu ini dan bahkan mengatakan secara gamblang jika beliau sangat mempercayai Adams.

Keduanya pun kemudian menghabiskan banyak waktu berdua dan akhirnya terbitlah buku penting berjudul Bung Karno Penyambung Lidah Rakyat Indonesia. Lewat buku ini semua rahasia-rahasia Bung Karno dan Indonesia terungkap. Terima kasih Cindy Adams!

Baca Juga : Biografi Presiden John Kennedy

3. Bung Karno: Kalau Mau Jadi Raja Besar, Kawini Nyai Roro Kidul

Nyai Roro Kidul dan Bung Karno kerap dikaitkan satu sama lain. Ada yang mengatakan jika kedua sosok beda alam ini sangat dekat satu sama lain. Bung Karno tidak menolak atau pun mengiyakannya.

Hanya saja, beliau memang pernah berkata sesuatu hal yang berhubungan dengan si Ratu Pantai Selatan ini.

Pada suatu ketika, Bung Karno pernah berkata, “Mythos jang belakangan terdjadi sedjak Keradjaan Mataram jang kedua, tradisi jang mengatakan bahwa radja hanjalah bisa mendjadi radja jang besar dan kuat, negara bisa mendjadi besar dan kuat, ratu hanjalah bisa menjadi ratu jang hanjakrawati hambahudenda, djikalau sang ratu itu beristerikan pula Ratu Loro Kidul.” Kita jangan pernah mengartikan ini secara harfiah. Bung Karno itu kadang suka mengucapkan kata-kata kiasan penuh makna.

4. Bung Karno Pernah Doyan Dugem

Ada suatu masa di mana hidup seorang Soekarno benar-benar menggalaukan dirinya. Saat itu terjadi ketika Bung Karno tengah mengalami banyak problematika hidup. Mulai dari rumah tangganya yang memanas, baru sembuh dari malaria, serta harus memikirkan bangsa.

Semua masalah ini bertumpuk menjadi satu dan membuat Bung Karno kelimpungan. Untuk menyeimbangkan hidup, kemudian beliau memilih dugem.

Soekarno pernah sangat rutin menyambangi Lokasari, daerah penuh diskotik hari ini, tapi sebuah taman bersantai di masa lalu. Bersama rekannya yang bernama Motik, Bung Karno menikmati malam-malam panjang untuk sekedar melepas stres.

Menonton layar tancap, mendengarkan musisi bermain dan sebagainya di Lokasari. Ya, seperti inilah dugem di tempo doeloe. Sebagai orang besar mungkin agak tidak pantas Bung Karno melakukan ini. Meskipun begitu, biarkan saja hal ini terjadi, sebagai bukti kalau beliau benar-benar manusia biasa.

5. Bung Karno Pernah Digelari Nahkoda Agung

Satu babak hidup Soekarno yang tidak banyak diketahui, salah satunya adalah penyematan gelar kepada beliau sebagai Nahkoda Agung. Latar belakang pemberian gelar ini sangat panjang, intinya, Soekarno dianggap sosok yang juga sangat penting bagi kelautan Indonesia.

Dalam upacara penyematan ini, Bung Karno memberikan pidato menggelegar yang juga jarang diketahui. Dengan tajuk Kembalilah Menjadi Bangsa Samudera! Beliau menegaskan kepada rakyat agar tetap terpatri jiwa pelaut karena nenek moyang dulu adalah pelaut yang handal.

Beliau juga mengatakan kalau Indonesia mampu menguasai lautnya, maka makin hebatlah bangsa ini.
Bung Karno, sosok satu ini memang seakan tak pernah memberikan kebosanan kepada kita yang berulang-ulang mendengar ceritanya.

Tak hanya tentang perjuangan beratnya, tapi juga hal-hal kecil penuh makna seperti fakta-fakta di atas. Semua tetap selalu memberikan kesan bahwa sang Putra Fajar memang sungguh mengagumkan.

Presiden Terbaik Membawa Perubahan Dunia

Presiden Terbaik Membawa Perubahan Dunia

Daftarpresidendunia.web.id – Taukah kalian presiden Amerika ini membawah prubahan bagi dunia. Bagi anda yang penasaran mari baca ulasan Daftarpresidendunia.web.id. Berikut ulasan penting yang akan di bagikan Daftarpresidendunia.web.id dibawah ini.

Terdapat beberapa Link Alternatif SBOBET yang bisa anda gunakan untuk masuk kedalam Situs Sbobet.com yang menyediakan berbagai macam pasaran dan taruhan bola serta permainan casino online yang sangat menarik yang bisa dimainkan melalui smartphone anda.

Abraham Lincoln (1861-1865)
Abraham Lincoln menjadi presiden saat keadaan Amerika kala itu benar-benar kacau. Masalah perbatasan dengan daerah lain masih menjadi pemicu konflik. Belum lagi masalah kekerasan rasial yang terjadi antara penduduk lokal dan pendatang. Lincoln perlahan-lahan mengatasi hal ini dan membuat Amerika mulai bergerak ke arah yang lebih baik.

Saat memimpin negara, ia memproklamasikan emansipasi. Di tangannya juga perbudakan mulai dilarang, meski tak bisa membuat perbudakan di Amerika berhenti. Apa yang dilakukan oleh Lincoln akhirnya menarik simpati banyak pihak hingga dukun terus berdatangan. Sayangnya, Lincoln justru dibunuh hingga tak bisa melanjutkan misinya yang hebat. Saat Lincoln meninggal dunia banyak sekali warga negaranya yang bersedih. Bahkan dijuluki sebagai presiden paling dicintai di sepanjang sejarah Amerika.

John F. Kennedy (1961-1963)
John F. Kennedy (JFK) adalah salah satu presiden terbaik yang pernah dimiliki oleh Amerika. Selama dua tahun menjabat sebelum akhirnya dibunuh, JFK telah banyak sekali membuat perubahan. Ia membawa banyak guru, penulis, ilmuwan, dan orang pandai lainnya ke dalam pemerintahan. Ia juga mendirikan organisasi perdamaian dan membuat aturan baru dalam hak asasi manusia.

Selama menjabat, JFK selalu menekankan nilai perdamaian kepada semua orang di negerinya, bahkan dunia. Ia mencoba memperbaiki hubungan dengan Uni Soviet (Rusia) meski akhirnya gagal. Kematian JFK dianggap sebagai konspirasi untuk membuat Amerika tak melenceng ke arah yang lebih baik. Dalam hal ini, JFK ingin membuat Amerika lebih manusiawi.

Franklin Delano Roosevelt (1933-1945)
Franklin Delano Roosevelt (FDR) adalah presiden dari Amerika yang menekankan adanya nilai-nilai demokrasi. Di tangannya, Amerika mulai mengalami perubahan dalam bidang sosial dan bisnis. Usaha kecil kala itu benar-benar dibantu oleh FDR untuk maju. Dengan melakukan banyak usaha, mau tidak mau perekonomian negara akan terbantu.

Baca juga : Pemimpin Wanita Paling Berpengaru Di Dunia

Saat perang dunia ke-II pecah, FDR menyuruh sekutu untuk melindungi demokrasi suatu negara. Ia menginginkan agar negara-negara lain jadi bebas. Sayangnya apa yang diinginkan oleh FDR ini tak menjadi nyata, bahkan saat ini Amerika justru menjadi sumber kekacauan di berbagai wilayah dunia.

James Monroe (1817-1825)
James Monroe adalah Presiden Amerika yang melarang adanya koloni baru dari bangsa-bangsa Eropa di Amerika. Ia juga kerap melakukan blusukan seperti yang banyak dilakukan pimpinan Indonesia saat ini. Dengan keliling wilayah di Amerika, Monroe jadi tahu apa saja yang menjadi keinginan warganya. Monroe juga selalu berupaya membuat perdamaian di semua wilayah Amerika.

Di tangannya, segala bentuk konflik selalu bisa dihindari. Monroe tidak menyukai adanya perang. Ia selalu membuat semua masalah yang terjadi mampu diselesaikan dengan baik. Perdamaian di wilayah Amerika adalah hal yang menjadi impiannya. Saat Monroe menjabat, perpecahan yang terjadi di negeri ini bisa dihindari dengan baik. Bahkan, Amerika mulai mengurangi budak yang berasal dari negara-negara Afrika.

Thomas Jefferson (1801-1809)
Thomas Jefferson bisa dibilang sebagai presiden paling hemat di Amerika. Saat ia menjabat, banyak sekali sektor militer yang mengalami pemotongan dana. Semua dana yang terkumpul, akhirnya digunakan untuk membeli wilayah-wilayah yang saat itu dikuasai oleh Perancis dan negara Eropa lainnya. Dengan membeli wilayah, maka Jefferson bisa membuat Amerika menjadi sebuah kesatuan yang utuh.

Jefferson sering memburu bajak laut yang berada di sekitaran Amerika. Ia ingin negeri yang ia bangun bisa lepas dari adanya pembantaian dari pihak siapa saja. Jefferson sangat baik kepada warganya hingga membuatnya menjadi presiden selama dua periode. Meski akhirnya turun jabatan, dasar-dasar demokrasi yang ditanamkan oleh Jefferson mampu membuat Amerika berkembang hingga sekarang.

Lima Presiden Amerika di atas dikenal sebagai presiden terbaik yang pernah dimiliki oleh Amerika. Di tangan merekalah negeri yang awalnya hanya koloni ini, kini berubah menjadi sesuatu yang hebat. Sayang, di era modern ini Amerika justru bertransformasi menjadi negeri yang banyak dibenci atas invasi-invasi militer yang dilaksanakan di Timur Tengah.

Kira-kira presiden yang terpilih di tahun 2016 nanti bisa sehebat lima pendahulunya di atas enggak ya? Bagaimana pendapat anda?

Jokowi Presiden Terbaik Se-Asia

Jokowi Presiden Terbaik Se-Asia

Daftarpresidendunia.web.idBloomberg mengukur kinerja seluruh presiden dari seluruh asia dan eropa pada tahun 2016 dan ternyata dari seluruh presiden jokowi yang paling banyak mendapatkan berita positif dibandingkan presiden yang lain. Berikut ulasan lengkapnya dibawah ini.

Seperti dilansir Antara, Sabtu (31/12/2016), Bloomberg merilis laporan berjudul Who’s Had the Worst Year? How Asian Leaders Fared in 2016. Ada 3 aspek yang dinilai dan Jokowi memiliki nilai positif di ketiganya yaitu menaikkan kekuatan nilai tukar (2,41 persen), menjaga pertumbuhan ekonomi tetap positif (5,02 persen skala tahun ke tahun) dan memiliki tingkat penerimaan publik yang tinggi (69 persen).

Dibandingkan Jokowi, rapor pemimpin lain di Asia-Australia justru jeblok. Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, dan Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak, punya rapor merah dalam hal kekuatan nilai tukar. Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe, dinilai menurun di aspek pertumbuhan ekonomi serta penerimaan publik sementara nilai tukar China di kepemimpinan Xi Jinping juga dinilai menurun.

Berbanding terbalik dengan Jokowi, Presiden Korea Selatan Park Geun-Hye memiliki catatan merah untuk semua aspek. Nilai tukar Won menurun sebesar 2 persen dan pertumbuhan ekonomi yang hanya di angka 2,87 persen, Geun Hye juga memiliki reputasi tingkat penerimaan publik atas dirinya hanya sebesar 4 persen yang menyebabkan dirinya dipaksa untuk mengundurkan diri.

Baca juga : History Presiden Jokowi

Dari laporan Bloomberg, rapor cemerlang Presiden Jokowi tak lepas dari kepemimpinan serta kepiawaiannya berpolitik hingga bisa mengendalikan dua per tiga kursi di parlemen. Kesuksesan program tax amnesty juga membuat biaya pembangunan infrastruktur bisa ditanggung.

Dari keseluruhan pemimpin yang dinilai oleh Bloomberg, yaitu delapan pemimpin negara, Jokowi satu-satunya pemimpin dunia yang memiliki semua indikator positif untuk tiga kategori yaitu fluktuasi kurs, pertumbuhan ekonomi dan rating penerimaan publik.

Sementara itu, penerimaan publik paling tinggi dimiliki oleh Presiden Filipina Rodrigo Duterte dengan rating 83 persen, ia juga mendapatkan nilai 7,1 persen dalam upaya menjaga pertumbuhan ekonomi, namun dalam nilai tukar mata uang Peso menurun drastis 5,29 persen atau mendapat rapor merah.

Pertukaran nilai mata uang paling rendah dimiliki oleh Presiden Tiongkok Xi Jinping yang menurut data telah turun sebesar minus 6,63 persen, paling rendah di antara yang lain.

Kedelapan pemimpin tersebut yang didata oleh Bloomberg adalah Presiden Tiongkok Xi Jinping, Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, Perdana Menteri India Narendra Modi, Presiden Korea Selatan Park Geun-Hye, Presiden Indonesia Joko Widodo, Presiden Filipina Rodrigo Duterte, Perdana Menteri Malaysia Najib Razak, Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull.

History Presiden Jokowi

History Presiden Jokowi

Daftarpresidendunia.web.idProfil dan biografi Jokowi (Joko Widodo). Ini adalah kisah bagaimana Jokowi adalah seorang tukang kayu yang menjadi Presiden Indonesia. Tidak ada yang berpikir bahwa sosok sederhana seperti Jokowi akan menduduki kepemimpinan tertinggi di Indonesia sebagai presiden ketujuh Indonesia.

Dia adalah pengusaha furnitur Solo. Tindakannya dalam politik dimulai ketika ia menjadi walikota Solo. Kisahnya tentang walikota Solo untuk menjadi presiden Indonesia sangat menarik. Di sini kami menyajikan profil dan biografi Jokowi (Joko Widodo) bersama dengan data lengkap.

  • Biodata Jokowi (Joko Widodo)
  • Nama Lengkap : Ir. H. Joko Widodo (Jokowi)
  • Nama Panggilan : Jokowi
  • Tempat Tanggal Lahir: Surakarta, 21 Juni 1961
  • Orang Tua : Noto Mihardjo (Ayah), Sujiatmi Notomihardjo (Ibu)
  • Agama : Islam
  • Saudara : Ida Yati, Titik Relawati, Iit Sriyantini
  • Istri: Iriana Joko Widodo
  • Anak : Gibran Rakabuming Raka, Kaesang Pangarep, Kahiyang Ayu

Biografi Jokowi
Jokowi dilahirkan dengan nama lengkap Joko Widodo. Ia lahir di Surakarta, 21 Juni 1961. Ia merupakan Putera dari pasangan Noto Mihardjo dan Sudhiatmi dan anak sulung dari empat bersaudara.

Ia satu-satunya anak laki-laki, adiknya semua adalah perempuan. Sebenarnya, ia juga memiliki adik laki-laki namun meninggal ketika ibunya sedang bersalin. Nama kecil dari Jokowi ialah Mulyono.

Masa Kecil
Mengenai perjalanan hidup Jokowi kita harus kembali ke masa kecil Joko Widodo atau Jokowi, ia termasuk seorang anak yang berasal dari keluarga sederhana atau kurang mampu.

Menjadi Kuli Panggul Hingga Ojek Payung
Berasal dari keluarga sederhana menyebabkan Jokowi merasakan hidup yang sulit dan keras, sejak ia mulai bersekolah di Sekolah Dasar Negeri 111 Tirtoyoso, menjadi seorang kuli panggul, ojek payung dan berdagang sudah ia lakoni sejak kecil hanya untuk membiayai kebutuhan sekolahnya hingga makan sehari-hari. Disaat teman-temannya yang lain bersekolah, ia lebih memilih untuk berjalan kaki. Kepandaiannya sebagai tukang kayu didapatnya dari ayahnya yaitu Noto Mihardjo, ketika jokowi berusia 12 tahun ia sudah bekerja sebagai tukang gergaji. Di masa itulah ia merasakan pahitnya penggusuran sebab rumahnya tiga kali terkena penggusuran, dari situ cara pikirnya tentang kepemimpinan dibentuk, ia tahu apa yang harus ia lakukan ketika ia harus menertibkan pemukiman warganya ketika ia menjadi Walikota Solo dan Gubernur Jakarta. Lulus sekolah Dasar, ia kemudian masuk di SMP Negeri 1 Surakarta kemudian lulus dari sana ia melanjutkan sekolahnya di SMA Negeri 6 Surakarta.

Baca juga : Presiden Terbaik Membawa Perubahan Dunia

Masuk di Fakultas Kehutanan UGM
Dalam biografi Jokowi diketahui bahwa selepas tamat dari SMA, ia kemudian mencoba kuliah di perguruan tinggi, ia kemudian diterima di jurusan Kehutanan di Universitas Gajah Mada. Disana ia belajar sangat giat mengenai kayu, teknologi pengolahannya serta pemanfaatnnya hingga ia kemudian banyak dikenal sebagai Juragan Mebel. Jokowi menyelesaikan kuliahnya tahun 1985, ia kemudian menikah dengan Iriana Jokowi pada tanggal 24 Desember 1986 di Solo yang kemudian memberinya tiga orang anak bernama Gibran Rakabuming, Kaesang Pangarep dan Kahiyang Ayu. Jokowi kemudian pada tahun itu juga ia mulai bekerja di Perusahaan Kertas BUMN bernama PT. Kraft Aceh, namun disana ia merasa tidak bedah sehingga memilih mengundurkan diri dan mencoba untuk berbisnis kayu di Solo sembari menunggu kelahiran anak pertamanya.

Memulai Usaha Mebel
Di Solo, yang pertama yang ia lakukan adalah bekerja di perusahaan milik pamannya, di CV Roda Jati, kemudian setelah banyak pengalaman yang ia dapat dari sana. Jokowi kemudian memberanikan diri untuk membuka usaha kayu sendiri dengan membuat badan usaha bernama CV. Rakabu pada tahun 1988 di bidang mebel kayu, nama badan usahanya terinspirasi dari nama Anak pertamanya yaitu Gibran Rakabuming. Bisnis kayu Jokowi dibawah naungan CV. Rakabu mengalami pasang surut bahkan hampir kolaps atau bangkrut namun pada tahun 1990 berkat suntikan pinjaman sebesar 30 juta rupiah dari ibunya, Jokowi kemudian mencoba bangkit kembali.

Mengapa di panggil ‘Jokowi’ ?
Dari usaha kayunya itulah yang kemudian ia dikenal dengan nama sapaan ‘Jokowi’. Nama Jokowi diberikan oleh pelanggannya yaitu Mikl Romaknan yang merupakan pria berkebangsaan Jerman. Jokowi menyelesaikan kuliahnya tahun 1985, ia kemudian menikah dengan Iriana Jokowi pada tanggal 24 Desember 1986 di Solo yang kemudian memberinya tiga orang anak bernama Gibran Rakabuming, Kaesang Pangarep dan Kahiyang Ayu. Jokowi kemudian pada tahun itu juga ia mulai bekerja di Perusahaan Kertas BUMN bernama PT. Kraft Aceh, namun disana ia merasa tidak bedah sehingga memilih mengundurkan diri dan mencoba untuk berbisnis kayu di Solo sembari menunggu kelahiran anak pertamanya.
Memulai Usaha Mebel Di Solo, yang pertama yang ia lakukan adalah bekerja di perusahaan milik pamannya, di CV Roda Jati, kemudian setelah banyak pengalaman yang ia dapat dari sana.

Jokowi kemudian memberanikan diri untuk membuka usaha kayu sendiri dengan membuat badan usaha bernama CV. Rakabu pada tahun 1988 di bidang mebel kayu, nama badan usahanya terinspirasi dari nama Anak pertamanya yaitu Gibran Rakabuming. Bisnis kayu Jokowi dibawah naungan CV. Rakabu mengalami pasang surut bahkan hampir kolaps atau bangkrut namun pada tahun 1990 berkat suntikan pinjaman sebesar 30 juta rupiah dari ibunya, Jokowi kemudian mencoba bangkit kembali.

Mengapa di panggil ‘Jokowi’ ?
Dari usaha kayunya itulah yang kemudian ia dikenal dengan nama sapaan ‘Jokowi’. Nama Jokowi diberikan oleh pelanggannya yaitu Mikl Romaknan yang merupakan pria berkebangsaan Jerman. Nama Joko Widodo terkesan sulit diucapkan oleh Mikl Romaknan hingga ia kemudian menyingkat menjadi ‘Jokowi’ saja hingga kemudian Joko Widodo terkenal dengan sapaan Jokowi sampai sekarang ini. Dan berkat Mikl Romaknan ia kemudian banyak menerima orderan mebel dari luar negeri selain kejujuran dan kerja kerasnya dalam usaha kayu.

Terjun Di Dunia Politik
Inspirasi mengenai kepemimpinan yang baik serta tata kota yang bersih serta rapi didapatnya dari hasil jalan-jalannya ke luar negeri berkeliling Eropa ketika ia berbisnis mebel.

Walikota Solo
Kemudian tahun 2005, ia dicalonkan menjadi calon Walikota Solo oleh Partai Kebangkitan Bangsa dan PDI Perjuangan meskipun ia tidak memiliki pengalaman politik yang cukup, ia berhasil keluar sebagai pemenang dan menjadi walikota Solo. Kemenangan Jokowi sebagai Walikota Solo menjadi pijakan awal Jokowi menuju kursi Presiden Indonesia. Kepemimpinan serta gebrakannya sebagai Walikota Solo banyak mengubah wajah kota Solo sebagai ‘Spirit Of Java‘, ia juga dikenal sebagai pemimpin ‘blusukan’ yaitu sering berkeliling melihat langsung keadaan kotanya. Kota Solo menjadi kota yang nyaman, penataan kota, relokasi pedagang tanpa menimbulkan kerusuhan, serta membuat Solo menjadi sebagai kota tuan rumah di acara Internasional adalah sebagian kecil dari prestasi Jokowi. Terbukti pula ia berhasil sekali lagi menjadi walikota solo pada pilkada selanjutnya di tahun 2010. Dan dari situlah ia kemudian mulai dikenal rakyat karena kesederhanaannya serta prestasi yang ditorehkannya.

Gubernur DKI Jakarta
Keberhasilan memimpin kota Solo kemudian membuat tokoh Golkar yang juga mantan wakil presiden Jusuf Kalla meminta Jokowi untuk maju menjadi ke Kursi Gubernur. Sempat menolak, Jokowi kemudian akhirnya menerima dan kemudian Partai PDI Perjuangan pimpinan Megawati Soekarno Putri bersama Partai Gerindra pimpinan Prabowo Subianto. nPDI perjuangan dan Partai Gerindra resmi mengusungnya pada tahun 2012 sebagai Calon Gubernur DKI Jakarta berpasangan dengan Basuki Tjahaja Purnama atau yang lebih dikenal sebagai Ahok. nBanyak pihak yang berpendapat pasangan Jokowi-Ahok sebagai pasangan Calon Gubernur yang tidak diunggulkan bahkan survei pun mengatakan demikian, namun yang terjadi pasangan Jokowi-Ahok berhasil mengumpulkan suara yang mengimbangi pasangan incumbent yaitu Fauzi Bowi dengan selisih suara yang tipis hingga akhirnya diadakan pilkada DKI Jakarta putaran kedua.  Akhirnya pilkada putaran kedua berhasil membuat Jokowi-Ahok memenangkan kursi Gubernur DKI Jakarta. Banyak pihak yang menganggap bahwa strategi kampanye politik cerdas Jokowi sebagai keberhasilan Jokowi dalam memenangkan kursi gubernur.

Setelah ia dilantik menjadi Gubernur DKI Jakarta, ia kemudian mencoba bekerja sesuai dengan yang ia janjikan saat kampanye dulu. Perbaikan irigasi, penataan Pedagang Kaki Lima, hingga perbaikan transportasi yang menjadi masalah ibukota DKI Jakarta ia coba lakukan selain itu kebijakannya seperti pembuatan kartu jakarta sehat untuk kesehatan dan kartu Jakarta Pintar untuk pendidikan, perbaikan sistem transportasi, pengurangan nepotisme di birokrasi DKI Jakarta dengan sistem lelang jabatan. Meskipun banyak kalangan yang menilai yang dilakukan belum berhasil mengatasi permasalahan ibukota namun banyak warga DKI Jakarta merasa cukup puas dari kebijakan yang ia lakukan terhadap Jakarta. Belum lama menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, PDI Perjuangan melalui mandat dari Megawati Soekarno Putri menberikan perintah agar Jokowi maju sebagai Calon Presiden bersama Jusuf Kalla sebagai Wakil Presiden pada tahun 2014. Hal itu kemudian ia laksanakan, pengumuman Jokowi sebagai Calon Presiden Indonesia dilaksanakan di rumah Si Pitung dengan mencium Bendera Merah Putih. Kemudian deklarasi resmi Jokowi sebagai calon Presiden dilakukan di Gedung Juang 45, majunya ia sebagai Calon Presiden Indonesia didukung oleh empat partai pengusungnya yaitu Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Partai NasDem, Partai Kebangkitan Bangsa, dan Partai Hanura.

Presiden Republik Indonesia
Kemudian pada bulan juli 2014, hasil perhitungan suara oleh KPU Indonesia menyatakan Jokowi-Jusuf Kalla sebagai pemenang pada Pemilihan Presiden tahun 2014 dengan perolehan suara sebesar 53,15% atau 70.997.833. Jokowi mengalahkan lawannya pasangan Prabowo-Hatta Rajasa dengan perolehan suara 46,85% atau 62.576.444 adapun selisih suara antara Jokowi dan Prabowo sebesar 8.421.389 suara. Meskipun kemenangan itu di protes oleh pasangan Capres dari kubu Prabowo-Hatta Rajasa hingga kemudian menggugat perolehan suara, tersebut namun pada akhirnya Jokowi berhasil menduduki kursi sebagai orang nomor satu di Indonesia atau sebagai Presiden Ketujuh Republik Indonesia. mPelantikan Jokowi sebagai Presiden dilakukan pada tanggal tanggal 20 Oktober 2014 di Gedung DPR/MPR RI. Upacara ini menandai secara resmi dimulainya jabatan Joko Widodo sebagai Presiden didampingi oleh Jusuf Kalla sebagai Wakil Presiden Indonesia.

Jokowi memulai sepak terjangnya sebagai presiden Republik Indonesia dengan mengeluarkan kartu Indonesia Sehat, Indonesia pintar. Dibidang maritim ia memberi instruksi melalui Menteri Susi Pudjiastuti terhadap pencuri ikan di wilayah Perairan Indonesia yaitu penenggelaman kapal yang banyak diapresiasi oleh banyak kalangan. Ia juga membereskan banyak proyek pembangunan yang terbengkalai. mSelain itu ia membagikan seribu lebih traktor guna menggengjot produksi pertanian, mengundang investor asing dengan nilai investasi 300 Trilyun rupiah ketika ia berpidato di APEC. mNamun kebijakan lain yang ia keluarkan juga banyak diprotes oleh banyak kalangan misalnya menaikkan harga BBM (Bahan Bakar Minyak), penunjukan Budi Gunawan sebagai Kapolri yang kemudian batal karena berseteru dengan KPK.

Hingga penandatangan surat Perpres mengenai Kenaikan uang muka Mobil pejabat yang ia tidak ketahui sehingga banyak menimbulkan protes. Banyak yang menilai ia sebagai tokoh pemimpin yang banyak membawa perubahan besar baik itu di ketika menjabat sebagai Walikota Solo dan Gubernur Jakarta. Terlepas dari banyaknya kontroversi mengenai kebijakan Presiden Jokowi atau Joko Widodo, namun Jokowi merupakan sosok yang patut menjadi perhatian, bagaimana tidak hanya dalam waktu kurang dari sepuluh tahun saja ia berhasil mencapai puncak sebagai orang nomor satu di Indonesia. Tak heran jika tahun 2014 majalah TIME menjadikan wajah Jokowi sebagai cover dari majalah tersebut dan menyebutnya sebagai ‘person of the year‘ dan juga memasukkan dirinya sebagai salah satu pemimpin terbaik di dunia.

Menjadi Calon Presiden 2019
Pada bulan Agustus 2019, Jokowi melakukan deklarasi untuk kembali menjadi calon Presiden Republik Indonesia pada tahun 2019. Jokowi berpasangan dengan seorang ulama yakni KH Ma’ruf Amin sebagai calon wakil presiden Indonesia pada pilpres 2019 mendatang.