Fakta Unik Susilo Bambang Yudhoyono Yang Jarang Diketahui

Fakta Unik Susilo Bambang Yudhoyono Yang Jarang Diketahui

Daftarpresidendunia.web.id – Selama ini, kita mengenal sosok SBY sebagai laki-laki dengan wajah yang ramah dan juga teduh. Ia tidak pernah marah hingga berapi-api, tutur katanya juga sopan dan menunjukkan bahwa ia merupakan pemimpin sejati. Memiliki keluarga yang harmonis dan dua orang cucu yang lucu, hidup lulusan terbaik Akmil tahun 1973 ini memang terlihat begitu indah. Namun sudahkah Anda tahu, bahwa ada sisi lain dari diri SBY yang jarang diketahui oleh publik?

1. Makanan Kesukaan SBY Sangat Sederhana

Apa yang Anda pikirkan ketika mendengar makanan kesukaan orang nomor 1 di Indonesia selama 10 tahun ini? Steak? Pasta? Tidak, SBY lebih suka makanan yang membumi dan sederhana, apa itu?

Tahu, tempe dan singkong goreng. Pria kelahiran Pacitan di tanggal 9-9-1949 ini juga suka sekali menyantap nasi pecel madiun dan pecel lele. Sederhana sekali bukan? Ia juga bukan orang yang pemilih dalam hal makanan.

SBY menyantap hidangan apa saja selama itu tidak memicu penyakit di dalam tubuhnya. Bahkan nasi dengan dadar telurpun ia nikmati dengan lahap. Wah, keren ya!

2. Memiliki Panggilan Kesayangan Semasa Kecil

Nama Susilo Bambang Yudhoyono memang cukup panjang, dan susah jika harus disebutkan semua bukan? Saat masih kecil hingga berajak remaja, panggilan akrabnya adalah ‘Sus’, seperti Ayah dan Ibunya memanggilnya. SBY tumbuh menjadi sosok yang cerdas dan punya banyak teman. Hingga hari ini, teman-teman masa kecil dan sekolahnya masih memanggil SBY dengan panggilan Sus.

Sejak masih kecil, SBY memiliki kecerdasan yang di atas rata-rata para sahabatnya. Ia juga gemar bermain sama seperti yang lain, serta menghabiskan waktunya untuk belajar dan juga melakukan aktivitas yang disukainya. Presiden ke 6 Republik Indonesia ini memang simpatik dan juga ramah serta pandai bergaul.

Setelah puluhan tahun berpisah dengan para sahabat, SBY tetap menyambut mereka dengan hangat jika bertemu. Contohnya saja saat perpisahannya 20 Oktober 2014 kemarin, ia mengundang beberapa sahabat masa kecilnya dari Pacitan, Jawa Timur.

Baca Juga : Beberapa Fakta Megawati Soekarnoputri

3. SBY Satu-Satunya Presiden Yang Menyelesaikan Masa Jabatannya

Anda kaget? Mari diingat-ingat satu persatu. Presiden Soekarno, Soeharto dan Alm. Gusdur tidak sampai menyelesaikan masa jabatannya. Sedangkan B.J Habibie dan Megawati merupakan Presiden pengganti yang menyelesaikan masa jabatan Presiden sebelumnya. Menarik bukan?

Hanya SBY yang menyelesaikan masa jabatannya tanpa diturunkan oleh berbagai alasan. Selama 10 tahun memerintah, hampir tidak ada masalah besar yang mengguncang kepemimpinannya. Di bawah pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono, Indonesia beranjak menjadi negara yang lebih baik lagi.

Menjadi presiden terpilih secara pemilu langsung dan demokratis selama dua kali berturut-turut membuktikan bahwa SBY memang seorang negarawan yang handal dan mendapat kepercayaan besar dari masyarakat. Tidak heran saat ia memasuki masa pensiun, banyak yang mengucapkan terimakasih kepadanya.

4. Hobi Main Band Dan Menyukai Seni

Jika Presiden Joko Widodo menyukai grup musik beraliran metal, maka berbeda dengan Susilo Bambang Yudhoyono. Saat masih menempuh pendidikan di Akabri, ia membentuk sebuah grup band yang membawakan lagu-lagu The Beatles. Ia juga piawai bermain bas, gitar serta bernyanyi.

Tidak hanya itu, SBY juga telah menelurkan beberapa album yang berisikan lagu-lagu yang ia ciptakan dan nyanyikan sendiri. Ini menjadi sebuah bentuk hiburan tersendiri di tengah kesibukannya memimpin Indonesia. Jarang sekali bukan ada seorang Presiden yang suka dengan seni dan menyanyi?

SBY juga piawai menulis puisi. Ia juga pernah menerbitkan buku kumpulan puisinya. Salut untuk SBY yang tetap bisa menjalani hobi walaupun sibuk menjadi seorang Presiden.

5. SBY Menerima Banyak Gelar Honoris Causa

SBY merupakan salah seorang Presiden yang memperhatikan pentingnya menambah ilmu dan berpendidikan tinggi. Ia meraih gelar S3 dan juga beberapa gelar Honoris Causa (gelar kehormatan). Tidak tanggung-tanggung, jumlahnya lebih dari lima!

Susilo Bambang Yudhoyono telah menerima gelar Doktor Honoris Causa sebanyak 7 kali dari Universitas Webster (Inggris), Thammasat (Thailand), Andalas (Indonesia), Keio (Jepang), Tsinghua (China), Universitas Utara (Malaysia), dan Nanyang (Singapura).

Ini menunjukkan bahwa SBY tidak mau berhenti menuntut ilmu dan menambah pengetahuan. Kemampuan berbahasa Inggrisnya juga tidak diragukan lagi dan menjadikannya salah satu Presiden yang paling dihormati di seluruh dunia.

Biografi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono

Biografi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono

Daftarpresidendunia.web.id – Siapa yang tidak mengenal sosok Susilo Bambang Yudhoyono, sosok yang biasa dikenal dengan SBY, adalah Presiden Republik Indonesia ke-6 dan merupakan salah satu presiden yang memiliki sejarah kekuatan militer yang dipilih langsung oleh rakyat. Kita harus bangga dengan presiden Republik Indonesia yang keenam, karena dia adalah lulusan terbaik Akademi Militer Indonesia pada tahun 1973. Lulusan AKABRI ini pada tahun 1973 adalah satu-satunya putra dari pasangan yang sudah menikah, R. Soekotjo dan Sitti Habibah. Ngomong-ngomong, ayah SBY memiliki latar belakang yang sama, latar belakang militer. Mungkin darah militer SBY telah jatuh dari ayahnya, yang juga memiliki latar belakang militer. Dengan terpilihnya Susilo Bambang Yudhoyono sebagai Presiden Republik Indonesia keenam, Susilo Bambang Yudhoyono menjadi tokoh politik masyarakat Indonesia. Tokoh politik yang lahir di Pacitan ini memiliki seorang istri, yaitu Kristiani Herrawati, yang akrab dengan ibu Ani, yang berkat perkawinan ini, SBY memiliki dua anak, Agus Harimurti Yudhoyono, yang biasa dipanggil AHY, yang lahir pada tanggal 10. Agustus 1978 dan Edhie Baskoro. Yudhoyono, yang akrab disapa Ibas, lahir pada 24 November 1980.

Baca juga : Biografi Presiden Gus Dur

Tokoh politik yang mengawali karir politiknya dengan bergabung di partai Demokrat yang didirikan pada tanggal 9 September 2001 dan disahkan pada tanggal 27 Agustus 2003. Saat ini, kedua anak dari SBY telah berkecimpung dalam dunia politik dengan bergelut dengan partai democrat yang mana telah membesarkan nama SBY tersebut. Anak pertamanya yakni Agus Harimurti Yudhoyono merupakan salah satu lulusan terbaik di SMA Taruna Nusantara di Magelang dan setelah itu AHY mengikuti jejak ayahnya yang berkecimpung dalam dunia militer. Baru-baru ini, AHY telah memasuki dunia politik yang mana diawali dengan menjadi calon Gubernur DKI Jakarta pada tahun 2017 silam dan pastinya juga diusung oleh partai Demokrat yang telah didirikan oleh ayahnya.. Namun AHY gagal dalam pemilihan Gubernur di DKI Jakarta. Di sisi lain, anak kedua Susilo Bambang Yudhoyono yakni Edhi Vaskoro Yudhoyono yang mana telah berkecimpung dalam dunia politik sejak awal. Karena Ibas mengambil studi di Singapura yaitu Nanyang Technologycal University dengan mengambil jurusaan politik Ekonomi. Dengan background nya tersebut, telah berhasil mengantarkan Ibas ke dalam kursi Anggota DPR RI pada tahun 2009 di dapil atau daerah pemilihan VII yag mewakili lima daerah di Jwa Timur diantaranya adalah Pacitan Ponorogo, Trenggalek, Magetan, dan Ngawi. Ia telah mengantongi suara terbanyak di seluruh Indonesia dengan perolehan suara sekitar 327.097 suara.

Awal mula karir politik dari Susilo Bambang Yudhoyono dengan dipercaya dan ditunjuk sebagai menteri Pertambangan da Energi pada era pemerintahan KH Abdurrahman Wahid atau biasa dipanggil dengan Gus Dur. Oleh karena kepercayaan tersebut, SBY memutuskan untuk meninggalkan karir militernya dan terjun dalam dunia kepemerintahan. Namun SBY menjabat sebagai menteri Pertambangan da Energi tidak dalam waktu yang lama, karena beliau ditugaskan oleh Gus Dur dengan dipercayai dan diamanahkan untuk menjabat sebagai menteri coordinator politik sosial dan keamanan. Itulah sedikit biografi dan profil dari Presiden ke enam Republik Indonesia kita yakni Susilo Bambang Yudhoyono yang mungkin sudah diketahui dan semoga ulasan serta penjelasan di atas dapat bermanfaat untuk anda yang belum mengetahuinya.