Fakta Unik BJ Habibie Yang Harus Kalian Tahu

Fakta Unik BJ Habibie Yang Harus Kalian Tahu

Daftarpresidendunia.web.id – Nama BJ Habibie tak asing lagi bagi rakyat Indonesia, bahkan dunia internasional. Presiden ketiga Republik Indonesia ini tak hanya dikenal sebagai mantan presiden, namun juga dikenal karena karya-karyanya.

Bernama panjang Bacharuddin Jusuf Habibie, sosok yang akrab dipanggil Eyang ini, juga merupakan ilmuwan yang mumpuni. Berikut fakta fakta mengenai Eyang Habibie,

1. Habibie punya gelar yang sangat panjang

Menempuh pendidikan di dalam dan luar negeri, Habibie punya nama dan gelar yang cukup panjang. Jika dituliskan nama lengkap beserta gelarnya, akan menjadi Prof. DR (HC). Ing. Dr. Sc. Mult. Bacharuddin Jusuf Habibie.

Habibie menempuh pendidikan strata satunya di Institute Teknologi Bandung (ITB), Bandung, Jawa Barat, usai menyelesaikan pendidikan SMA di Gouverments Middlebare School.

Dengan mendapat beasiswa dari pemerintahan, yang kala itu dipimpin Presiden Pertama Republik Indonesia Sukarno, Habibie muda melanjutkan pendidikannya ke Jerman.

2. Habibie ditinggal sang ayah sejak kecil

Habibie lahir di Pare-Pare, Sulawesi Selatan, pada 25 Juni 1936. Ia merupakan anak keempat dari delapan bersaudara. Ketika usianya 14 tahun, tepatnya pada September 1950, ia kehilangan sang ayah, Alwi Abdul Jalil Habibie, yang meninggal akibat serangan jantung.

Habibie lantas hidup bersama saudara-saudaranya di bawah asuhan sang ibunda, RA Tuti Marini. Ketika berusia 26 tahun, ia meminang gadis cantik Hasri Ainun Besari, yang kemudian dikenal sebagai Ainun Habibie, sebagai istrinya dan menikah pada 12 Mei 1962.

Baca Juga : Fakta Unik Presiden Soeharto Yang Jarang Diketahui

3. Habibie lulus dari Jerman dengan predikat cumlaud

Dengan beasiswa yang didapatkan dari pemerintah Indonesia, Habibie muda menyelesaikan pendidikannya dari Rhein Wesfalen Aachen Technische Hochschule, dengan jurusan Teknik Penerbangan yang spesialisasinya pada konstruksi pesawat.

Habibie kemudian mendapat gelar Diploma Ing, dengan predikat cumlaud alias sempurna. Ia melanjutkan pendidikan doktoralnya di universitas yang sama. Ia lantas menerima gelar Dr Ingenieur dan lulus dengan predikat summa cumlaude alias sangat sempurna.

4. Habibie sosok yang diakui negara lain

Habibie muda ketika bersekolah di Jerman mencetuskan rumus untuk menghitung crack progression on random. Rumus ini kemudian disebut dengan Faktor Habibie.

Tak menjadi sembarang rumus, karya Habibie ini diakui lembaga internasional. Seperti, Gesselschaft fuer Luft und Raumfahrt (Lembaga Penerbangan dan Luar Angkasa Jerman), The Royal Aeronautical Society London (Inggris), The Royal Swedish Academy of Engineering Sciences (Swedia), The Academie Nationale de I’Air de I’Espace (Prancis), dan The US Academy of Engineering (Amerika Serikat).

Habibie juga memperoleh penghargaan sebagai guru besar di ITB dan penghargaan Edward Warner Award dan Theodore Van Karman Award. Keren, ya Eyang?

5. Habibie 17 bulan menjabat sebagai presiden

Habibie menjabat sebagai presiden pasca-pengunduran diri Soeharto yang didesak mundur oleh rakyat Indonesia pada 1998. Masa Orde Baru selesai, Habibie memimpin jalannya masa reformasi.

Bahkan, kala itu ia menamai kabinetnya dengan sebutan Kabinet Reformasi Pembangunan. Selama 17 bulan, Habibie berkesempatan menjadi orang nomor satu di Indonesia.

Usai menjabat, Habibie digantikan Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau yang lebih akrab disapa Gus Dur.

Presiden Terbaik Membawa Perubahan Dunia

Presiden Terbaik Membawa Perubahan Dunia

Daftarpresidendunia.web.id – Taukah kalian presiden Amerika ini membawah prubahan bagi dunia. Bagi anda yang penasaran mari baca ulasan Daftarpresidendunia.web.id. Berikut ulasan penting yang akan di bagikan Daftarpresidendunia.web.id dibawah ini.

Terdapat beberapa Link Alternatif SBOBET yang bisa anda gunakan untuk masuk kedalam Situs Sbobet.com yang menyediakan berbagai macam pasaran dan taruhan bola serta permainan casino online yang sangat menarik yang bisa dimainkan melalui smartphone anda.

Abraham Lincoln (1861-1865)
Abraham Lincoln menjadi presiden saat keadaan Amerika kala itu benar-benar kacau. Masalah perbatasan dengan daerah lain masih menjadi pemicu konflik. Belum lagi masalah kekerasan rasial yang terjadi antara penduduk lokal dan pendatang. Lincoln perlahan-lahan mengatasi hal ini dan membuat Amerika mulai bergerak ke arah yang lebih baik.

Saat memimpin negara, ia memproklamasikan emansipasi. Di tangannya juga perbudakan mulai dilarang, meski tak bisa membuat perbudakan di Amerika berhenti. Apa yang dilakukan oleh Lincoln akhirnya menarik simpati banyak pihak hingga dukun terus berdatangan. Sayangnya, Lincoln justru dibunuh hingga tak bisa melanjutkan misinya yang hebat. Saat Lincoln meninggal dunia banyak sekali warga negaranya yang bersedih. Bahkan dijuluki sebagai presiden paling dicintai di sepanjang sejarah Amerika.

John F. Kennedy (1961-1963)
John F. Kennedy (JFK) adalah salah satu presiden terbaik yang pernah dimiliki oleh Amerika. Selama dua tahun menjabat sebelum akhirnya dibunuh, JFK telah banyak sekali membuat perubahan. Ia membawa banyak guru, penulis, ilmuwan, dan orang pandai lainnya ke dalam pemerintahan. Ia juga mendirikan organisasi perdamaian dan membuat aturan baru dalam hak asasi manusia.

Selama menjabat, JFK selalu menekankan nilai perdamaian kepada semua orang di negerinya, bahkan dunia. Ia mencoba memperbaiki hubungan dengan Uni Soviet (Rusia) meski akhirnya gagal. Kematian JFK dianggap sebagai konspirasi untuk membuat Amerika tak melenceng ke arah yang lebih baik. Dalam hal ini, JFK ingin membuat Amerika lebih manusiawi.

Franklin Delano Roosevelt (1933-1945)
Franklin Delano Roosevelt (FDR) adalah presiden dari Amerika yang menekankan adanya nilai-nilai demokrasi. Di tangannya, Amerika mulai mengalami perubahan dalam bidang sosial dan bisnis. Usaha kecil kala itu benar-benar dibantu oleh FDR untuk maju. Dengan melakukan banyak usaha, mau tidak mau perekonomian negara akan terbantu.

Baca juga : Pemimpin Wanita Paling Berpengaru Di Dunia

Saat perang dunia ke-II pecah, FDR menyuruh sekutu untuk melindungi demokrasi suatu negara. Ia menginginkan agar negara-negara lain jadi bebas. Sayangnya apa yang diinginkan oleh FDR ini tak menjadi nyata, bahkan saat ini Amerika justru menjadi sumber kekacauan di berbagai wilayah dunia.

James Monroe (1817-1825)
James Monroe adalah Presiden Amerika yang melarang adanya koloni baru dari bangsa-bangsa Eropa di Amerika. Ia juga kerap melakukan blusukan seperti yang banyak dilakukan pimpinan Indonesia saat ini. Dengan keliling wilayah di Amerika, Monroe jadi tahu apa saja yang menjadi keinginan warganya. Monroe juga selalu berupaya membuat perdamaian di semua wilayah Amerika.

Di tangannya, segala bentuk konflik selalu bisa dihindari. Monroe tidak menyukai adanya perang. Ia selalu membuat semua masalah yang terjadi mampu diselesaikan dengan baik. Perdamaian di wilayah Amerika adalah hal yang menjadi impiannya. Saat Monroe menjabat, perpecahan yang terjadi di negeri ini bisa dihindari dengan baik. Bahkan, Amerika mulai mengurangi budak yang berasal dari negara-negara Afrika.

Thomas Jefferson (1801-1809)
Thomas Jefferson bisa dibilang sebagai presiden paling hemat di Amerika. Saat ia menjabat, banyak sekali sektor militer yang mengalami pemotongan dana. Semua dana yang terkumpul, akhirnya digunakan untuk membeli wilayah-wilayah yang saat itu dikuasai oleh Perancis dan negara Eropa lainnya. Dengan membeli wilayah, maka Jefferson bisa membuat Amerika menjadi sebuah kesatuan yang utuh.

Jefferson sering memburu bajak laut yang berada di sekitaran Amerika. Ia ingin negeri yang ia bangun bisa lepas dari adanya pembantaian dari pihak siapa saja. Jefferson sangat baik kepada warganya hingga membuatnya menjadi presiden selama dua periode. Meski akhirnya turun jabatan, dasar-dasar demokrasi yang ditanamkan oleh Jefferson mampu membuat Amerika berkembang hingga sekarang.

Lima Presiden Amerika di atas dikenal sebagai presiden terbaik yang pernah dimiliki oleh Amerika. Di tangan merekalah negeri yang awalnya hanya koloni ini, kini berubah menjadi sesuatu yang hebat. Sayang, di era modern ini Amerika justru bertransformasi menjadi negeri yang banyak dibenci atas invasi-invasi militer yang dilaksanakan di Timur Tengah.

Kira-kira presiden yang terpilih di tahun 2016 nanti bisa sehebat lima pendahulunya di atas enggak ya? Bagaimana pendapat anda?